-->

TERKINI

Krisis Air Bersih Pascabanjir Masih Dirasakan Warga Aceh Tamiang

lampumerahnews
Senin, 11 Mei 2026, 11.59 WIB Last Updated 2026-05-11T04:59:09Z

 

Lampumerahnews.id 



ACEH TAMIANG — Meski banjir bandang telah berlalu beberapa bulan, sebagian warga terdampak di Aceh Tamiang masih menghadapi persoalan kebutuhan air bersih akibat rusaknya fasilitas dan terganggunya akses sumber air di kawasan permukiman.


Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah saat meninjau fasilitas instalasi air bersih di Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kamis (7/5/2026).


Peninjauan dilakukan Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, bersama Dirjen Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal Z.A., sebagai bagian dari percepatan penanganan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.


Pascabanjir bandang akhir 2025 lalu, sejumlah wilayah dilaporkan mengalami kesulitan memperoleh air bersih setelah fasilitas pendukung dan lingkungan sumber air warga ikut terdampak.


Dirjen Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal Z.A., mengatakan pemerintah melalui satuan tugas telah membangun fasilitas instalasi air bersih guna memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.


“Apabila terdapat kendala pada fasilitas air bersih, masyarakat diminta segera melapor agar dapat segera diperbaiki,” ujarnya.


Ketersediaan air bersih dinilai menjadi kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana karena berkaitan langsung dengan aktivitas harian, kesehatan lingkungan hingga kondisi warga yang masih tinggal di hunian sementara.


Sementara itu, Bupati Armia Pahmi menyebut pemerintah daerah terus melakukan penanganan dan penyaluran bantuan secara bertahap sambil memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.


Selain meninjau fasilitas air bersih, pemerintah juga menyerahkan bantuan perlengkapan dapur kepada warga terdampak di Kampung Bundar dan Huntara Danantara, Kecamatan Karang Baru.



(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini