Lampumerahnews.id
JAKARTA– Federasi Serikat Pekerja Penerbangan Indonesia (FSPPI) menyambut positif komitmen pemerintah memperkuat agenda lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan yang disampaikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI sekaligus Ketua Umum KSPSI, Moh Jumhur Hidayat.
Komitmen itu disampaikan Jumhur dalam penutupan Peringatan May Day 2026 yang digelar DPD KSPSI Banten pada 20 Mei 2026 di , Banten .
Dalam sambutannya, Jumhur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, pekerja, dan masyarakat sebagai fondasi mewujudkan pembangunan berkelanjutan sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi nasional.
FSPPI menilai pesan tersebut sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang menempatkan pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan sosial sebagai tiga pilar yang harus dikelola seimbang.
“Upaya menjaga keberlangsungan usaha sekaligus melestarikan lingkungan menjadi prasyarat menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, transisi energi, dan dinamika ekonomi internasional,” kata Ketua Umum FSPPI, Jemmy J. Pongoh , melalui keterangan resmi nya .(21/5).
Jumhur juga menegaskan isu lingkungan tidak dapat dipisahkan dari agenda pembangunan nasional dan keberlanjutan industri. Ia mendorong penguatan etika lingkungan dalam setiap proses ekonomi dan industrialisasi.
Menurutnya, pekerja sektor penerbangan memiliki peran strategis dalam mendukung prinsip keberlanjutan di industri penerbangan nasional. Transformasi menuju penerbangan yang lebih hijau membutuhkan keterlibatan aktif pekerja untuk mendorong efisiensi operasional, pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab, pengurangan dampak lingkungan, serta penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja.
“Pekerja bukan hanya bagian dari sistem produksi, tetapi juga mitra strategis dalam menjaga keberlanjutan industri. Industri penerbangan masa depan harus dibangun di atas fondasi efisiensi, keselamatan, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan hidup,” ujar Jumhur.
Ia menambahkan, aspek lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, serta keamanan operasional merupakan satu kesatuan dalam menciptakan sistem kerja yang produktif, aman, sehat, dan berdaya saing tinggi
Menteri LH juga menilai pendekatan kolaboratif seperti konsep Indonesia Incorporated atau Gotong Royong Indonesia yang relevan untuk memperkuat daya saing bangsa sekaligus memastikan keberlanjutan pembangunan.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong adalah modal sosial penting menghadapi tantangan masa depan. Dengan memperkuat kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, pekerja, dan masyarakat sipil, Indonesia dapat menjaga stabilitas pembangunan sekaligus meningkatkan daya saing global,” himbau nya .
Menyikapi hal itu, FSPPI menyatakan komitmen mendukung program peningkatan kesadaran lingkungan, budaya keselamatan kerja, dan partisipasi pekerja dalam inisiatif pelestarian lingkungan.
" Dalam waktu dekat, FSPPI bersama perusahaan di lingkungan bandar udara akan menggelar kegiatan penghijauan dan aksi peduli lingkungan. Langkah ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem bandara yang hijau, bersih, dan berkelanjutan." Ungkap Jemmy.
Sebagai bagian dari gerakan pekerja Indonesia, FSPPI siap berkontribusi pada kebijakan dan program pembangunan berkelanjutan, mulai dari penghijauan, literasi lingkungan, pengelolaan sumber daya yang efisien, hingga praktik industri ramah lingkungan.


