-->

TERKINI

TMMD Aceh Tamiang Ditutup, Pangdam Tekankan Kekuatan TNI dan Rakyat

lampumerahnews
Kamis, 21 Mei 2026, 18.55 WIB Last Updated 2026-05-21T11:55:17Z

 

Lampumerahnews.id 


ACEH TAMIANG - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang resmi ditutup Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo di Lapangan SMP Negeri 7 Karang Baru, Desa Sulum, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (21/5/2026). Penutupan itu menandai berakhirnya rangkaian pembangunan desa yang selama sebulan terakhir dikerjakan bersama antara prajurit TNI dan masyarakat, mulai dari infrastruktur desa hingga fasilitas dasar warga.


Sejumlah hasil pembangunan melalui TMMD mulai dapat dimanfaatkan masyarakat, seperti pembangunan jembatan, sumur bor, fasilitas mandi cuci kakus (MCK), hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Di lapangan, warga dan personel TNI juga terlibat langsung bekerja secara gotong royong selama pelaksanaan program berlangsung.


Upacara penutupan turut dihadiri Danrem 011/Lilawangsa, Bupati Aceh Tamiang, Ketua DPRK Aceh Tamiang, unsur Forkopimda, personel TNI-Polri, tokoh masyarakat hingga pelajar. Usai kegiatan, Pangdam IM bersama rombongan meninjau hasil pembangunan sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga penerima manfaat.


Dalam amanatnya, Pangdam IM menyampaikan TMMD ke-128 dilaksanakan serentak di tiga wilayah jajaran Kodam Iskandar Muda, yakni Kodim 0117/Aceh Tamiang, Kodim 0104/Aceh Timur dan Kodim 0110/Aceh Barat Daya. Program tersebut disebut sebagai bentuk operasi bhakti TNI yang melibatkan pemerintah daerah, Polri dan masyarakat desa.


Menurutnya, kekuatan utama TMMD bukan hanya pada pembangunan fisik, tetapi kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam membangun desa secara bersama-sama.


“Program ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.


Ia mengatakan kegiatan TMMD juga diarahkan untuk menumbuhkan semangat gotong royong, bela negara dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.


Selama pelaksanaan program, prajurit TNI bersama warga terlihat bekerja tanpa sekat di sejumlah titik pembangunan. Mulai dari pengerjaan infrastruktur hingga kegiatan sosial dilakukan bersama sebagai bagian dari semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini menjadi ciri utama program TMMD.


Pola kebersamaan itu dinilai menjadi gambaran nyata jati diri TNI sebagai tentara rakyat sebagaimana tertuang dalam Sapta Marga. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya mempercepat pembangunan desa, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara aparat dan warga di pedalaman Aceh Tamiang.


Pangdam IM turut mengingatkan agar seluruh hasil pembangunan yang telah dikerjakan selama TMMD dapat dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kebutuhan dasar warga desa di Kecamatan Sekerak.


(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini