Lampumerahnews.id
Karang Baru - Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memulai kembali pembangunan Masjid Agung yang diproyeksikan menjadi ikon religi dan pusat aktivitas umat di daerah itu, di tengah proses pemulihan pascabanjir yang masih berlangsung. Pembangunan masjid dengan estimasi anggaran mencapai Rp100 miliar tersebut ditandai ground breaking oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, Kamis (7/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, donasi dari tamu undangan dan sejumlah pihak yang hadir mencapai sekitar Rp1,3 miliar. Tambahan itu membuat total sumbangan pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang yang telah terkumpul mencapai sekitar Rp3,84 miliar.
“Ground Breaking Masjid Agung Kabupaten Aceh Tamiang yang kita hadiri bersama ini, sebagai pertanda akan dimulainya ikhtiar besar, dan wujud nyata Pemerintah Kabupaten tetap fokus dalam membangun mental spiritual masyarakat,” ujar Armia Pahmi.
Menurutnya, pembangunan Masjid Agung tidak hanya diposisikan sebagai proyek fisik semata, tetapi juga simbol persatuan umat dan penguatan nilai keagamaan di Aceh Tamiang.
“Ini bukan kerja Bupati, bukan kerja panitia, tapi kerja kita semua,” tegasnya.
Bupati juga menyebut masjid tersebut nantinya akan dibangun dengan arsitektur yang mengangkat kearifan lokal Tamiang dan diproyeksikan menjadi salah satu destinasi religi daerah.
“Jika telah terbangun, kelak masjid agung ini akan menjadi destinasi religi, jadi kebanggaan, dan jadi penggerak ekonomi umat di sekitarnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung, Hermanto Pakeh, menyampaikan bangunan masjid direncanakan memiliki ukuran 100 meter x 100 meter persegi dengan estimasi biaya pembangunan mencapai Rp100 miliar.
Ia menyebut sebelum pelaksanaan ground breaking, donasi yang telah terkumpul mencapai Rp2,54 miliar dari berbagai pihak.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat, dermawan, dan pihak swasta untuk ikut berpartisipasi mendukung pembangunan masjid yang diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat Aceh Tamiang.
Selain diproyeksikan menjadi pusat kegiatan keagamaan, pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang juga diharapkan mendorong aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan sekitarnya melalui pengembangan destinasi religi daerah.
(Kamalruzamal)


