-->

TERKINI

200 Huntap Tanjung Seumantoh Diundi, Warga Banjir Aceh Tamiang Segera Tempati Rumah

lampumerahnews
Senin, 04 Mei 2026, 13.14 WIB Last Updated 2026-05-04T06:14:48Z

 

Lampumerahnews.id 



Aceh Tamiang - Sebanyak 200 unit hunian tetap (huntap) di kawasan Tanjung Seumantoh mulai diundi bagi warga terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, Minggu (3/5/2026). Proses verifikasi dan pengundian tahap awal ini menjadi titik penting percepatan pemulihan, setelah sebelumnya ratusan keluarga bertahan di hunian sementara dan kondisi serba terbatas.


Kegiatan yang berlangsung di Aula Setdakab Aceh Tamiang itu dihadiri Bupati Armia Pahmi bersama jajaran pemerintah daerah dan perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sebagai pihak yang membangun huntap. Pengundian dilakukan terbuka untuk memastikan proses berjalan adil dan menghindari kecurigaan publik.


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya transparansi agar tidak muncul dugaan pilih kasih dalam penentuan penerima.


“Pengundian nomor rumah dilakukan secara terbuka agar adil, tidak ada titipan, dan tidak ada pilih kasih. Semua calon penerima memiliki hak yang sama. Siapapun yang dapat nomor berapa, itulah rezekinya. Mari kita terima dengan lapang dada,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi kontribusi Yayasan Buddha Tzu Chi yang dinilai mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang.


“Kita harus bersyukur, pembangunan Huntap ini hasil kolaborasi antar Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dengan berbagai pihak termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi untuk membantu percepatan pemulihan pascabencana serta mengejar target hunian yang mencapai ribuan unit untuk masyarakat yang terdampak,” tambahnya.


Dari pihak yayasan, Mujianto menegaskan pembangunan huntap dikejar tanpa penundaan karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.


“Kami berusaha secepat mungkin, agar proses pembangunan Huntap cepat selesai untuk masyarakat. Pembangunannya tidak boleh kami tunda. Jika kami tunda sehari, berarti kami telah menyusahkan masyarakat,” ujarnya.


Selain membangun rumah, pihak yayasan juga menyiapkan bantuan isi hunian seperti tempat tidur, sofa, meja, dan perlengkapan dasar lainnya agar warga bisa langsung menempati rumah dengan layak setelah selesai dibangun.


Program pembangunan huntap ini menjadi bagian dari upaya besar pemulihan pascabencana banjir bandang di Aceh Tamiang, di mana kebutuhan hunian permanen masih mencapai ribuan unit. Kehadiran 200 unit awal di Tanjung Seumantoh menjadi langkah strategis untuk mengurangi beban warga yang selama ini hidup di hunian sementara.


Dengan dimulainya pengundian secara terbuka, pemerintah berharap proses relokasi berjalan tanpa konflik dan mampu mempercepat pemulihan sosial-ekonomi masyarakat terdampak di wilayah tersebut.



(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini