-->

TERKINI

Lahan Tidur di Aceh Tamiang Mulai Dioptimalkan untuk Ketahanan Pangan

lampumerahnews
Minggu, 10 Mei 2026, 10.15 WIB Last Updated 2026-05-10T03:16:13Z

Lampumerahnews.id 



Aceh Tamiang - Upaya menjaga ketahanan pangan pascabanjir mulai diarahkan melalui pemanfaatan lahan tidur di Aceh Tamiang. Langkah itu ditandai penanaman jagung perdana program Kodim 0117/Aceh Tamiang di lahan Kompi Produksi Kampung Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Sabtu (9/5/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, bersama jajaran Forkopimda dan unsur terkait lainnya.


Dalam sambutannya, Bupati Armia menyebut pemerintah daerah terus berupaya mendukung sektor pertanian untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat.


“Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pertanian dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah, baik dari segi penyediaan bibit unggul, pupuk maupun pendampingan teknis kepada para petani,” ujar Armia.


Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong atau lahan tidur menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan produksi tanaman pangan dan palawija di Aceh Tamiang.


Ia berharap program penanaman jagung tersebut mampu membangkitkan semangat masyarakat dalam mengelola lahan produktif, khususnya di wilayah Kecamatan Kejuruan Muda.


“Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kami yakin kita dapat mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Kodim 0117/Aceh Tamiang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.


Sementara itu, Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya, menegaskan program tersebut merupakan bagian dari kontribusi TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


“Kami ingin menunjukkan bahwa prajurit TNI AD juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk di sektor pertanian yang merupakan bagian penting dari ketahanan nasional,” ujarnya.


Sebelum terdampak banjir, kawasan tersebut telah beberapa kali menghasilkan panen sesuai target dan dimanfaatkan untuk berbagai komoditas pangan seperti cabai, pepaya, pisang, terong, kangkung, ubi hingga budidaya ikan nila, lele dan gurame.


Pada kesempatan yang sama, turut dilakukan penanaman pohon sebagai bagian dari pembinaan lingkungan hidup dan upaya menjaga keberlanjutan kawasan pertanian.


Di tengah ancaman terganggunya produksi pangan akibat bencana dan alih fungsi lahan, optimalisasi lahan tidur dinilai menjadi salah satu langkah strategis menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan di Aceh Tamiang.


(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini