-->

TERKINI

Akses Sungai Putus, Distribusi Hasil Kebun Warga Sekerak Sempat Tersendat

lampumerahnews
Minggu, 10 Mei 2026, 18.36 WIB Last Updated 2026-05-10T11:38:01Z

Lampumerahnews.id



ACEH TAMIANG — Putusnya akses penghubung antar desa akibat banjir bandang November 2025 lalu sempat membuat aktivitas ekonomi warga Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, tersendat selama berbulan-bulan. Warga di Kampung Bandar Mahligai dan Kampung Sekerak Kiri bahkan harus mengandalkan perahu untuk menyeberangi Sungai Tamiang setelah jalur utama penghubung terputus total.


Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan mobilitas masyarakat, tetapi juga ikut menghambat distribusi hasil kebun, aktivitas perdagangan hingga akses pelajar dan warga menuju fasilitas pelayanan kesehatan.


Sebagian warga juga terpaksa memutar dengan jarak lebih jauh untuk mencapai pusat aktivitas ekonomi maupun layanan pemerintahan di kecamatan.


Situasi itu mulai pulih setelah Jembatan Gantung Perintis Garuda resmi difungsikan pada Jumat (8/5/2026). Jembatan sepanjang 280 meter tersebut kini menjadi akses vital baru bagi sedikitnya 893 kepala keluarga yang sebelumnya terdampak terputusnya jalur penghubung pascabencana.


Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, mengatakan keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat, khususnya sektor ekonomi pedesaan yang sempat terganggu cukup lama akibat banjir bandang.


“Jembatan ini bukan hanya sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kemajuan masyarakat,” ujar Armia Pahmi.


Sementara itu, Dandim 0117/Aceh Tamiang, Raden Subhi Fitra Jaya, menyebut pembangunan jembatan dilakukan sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur daerah terdampak bencana sesuai arahan Presiden RI kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).


Pembangunan jembatan dilakukan melalui kolaborasi Kodim 0117/Aceh Tamiang bersama Brigif 25 Siwah Lhoksukon, Yon TP 853 Pedawa Idi Aceh Timur dan Vertical Rescue Indonesia (VRI).


Kehadiran jembatan gantung tersebut kini diharapkan menjadi jalur pemulihan ekonomi baru bagi masyarakat Sekerak setelah sempat mengalami kelumpuhan akses selama masa tanggap darurat banjir bandang.



(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini