-->

TERKINI

Jembatan Gantung Aceh Tamiang Hampir Rampung, Akses Warga Segera Terbuka

lampumerahnews
Minggu, 26 April 2026, 10.09 WIB Last Updated 2026-04-26T03:09:40Z

 

Lampumerahnews.id 



ACEH TAMIANG — Pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Aceh Tamiang yang selama ini dinantikan warga akhirnya memasuki tahap akhir. Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Tamiang, Kecamatan Sekerak, dilaporkan hampir selesai dan segera difungsikan, membuka akses transportasi warga yang selama ini terhambat oleh kondisi geografis dan tingginya risiko penyeberangan sungai.


Proyek pembangunan jembatan gantung Aceh Tamiang ini menghubungkan Desa Sekerak Kiri dengan Desa Bandar Mahligai yang selama bertahun-tahun terpisah aliran sungai. Selama ini, masyarakat harus menempuh jalur alternatif yang memutar cukup jauh, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan yang kerap membahayakan keselamatan.


Pembangunan tersebut dilaksanakan oleh personel Kodim 0117/Aceh Tamiang bersama Brigif 25/Siwah sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Aceh Tamiang, khususnya pada kawasan yang sebelumnya tergolong minim akses transportasi.


Memasuki tahap penyelesaian, progres pembangunan difokuskan pada penyempurnaan konstruksi, penguatan struktur jembatan, serta penataan akses jalan masuk dan keluar. Seluruh tahapan dikerjakan dengan mengedepankan standar keamanan dan kualitas konstruksi agar jembatan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.


Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, menyampaikan bahwa pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan dasar warga.


“Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Kami berharap jembatan ini dapat segera dimanfaatkan untuk memperlancar mobilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa keberadaan jembatan gantung Aceh Tamiang ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat setempat.


Di sisi lain, warga menyambut positif hampir rampungnya pembangunan tersebut. Mahdi, salah seorang warga di Kecamatan Sekerak, mengungkapkan bahwa selama ini masyarakat harus menghadapi risiko saat menyeberangi Sungai Tamiang.


“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan jembatan ini. Selama ini kalau mau ke seberang harus memutar jauh, apalagi saat musim hujan sangat berbahaya. Dengan adanya jembatan ini nanti, aktivitas kami akan jauh lebih mudah dan aman,” katanya.


Ia berharap jembatan tersebut dapat segera difungsikan sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada jalur berisiko dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan efisien.


Dengan hampir rampungnya pembangunan jembatan gantung di Aceh Tamiang ini, kehadirannya diharapkan tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga memperkuat akses ekonomi, pendidikan, dan layanan sosial, sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan secara berkelanjutan.



 (Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini