-->

TERKINI

Normalisasi Kali di Cilincing Mulai Dilaksanakan, Lebar Menyusut dari 20 Meter Menjadi 2 Meter

lampumerahnews
Rabu, 04 Februari 2026, 15.46 WIB Last Updated 2026-02-04T08:47:03Z

 

Lampumerahnews.id 


Jakarta, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Utara mulai melaksanakan kegiatan pengerukan dan normalisasi kali sekaligus penertiban bangunan di bantaran kali sepanjang 3,1 kilometer. Kegiatan ini membentang dari Jembatan Semper hingga kawasan Bulak Cabe, melintasi wilayah Kecamatan Cilincing, tepatnya di Semper Barat seberang Tugu Utara.


Normalisasi kali ini dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi aliran air yang selama ini mengalami penyempitan dan pendangkalan akibat sedimentasi serta keberadaan bangunan liar di bantaran kali. Proyek tersebut berada di bawah pengawasan Salahudin, selaku staf pengawasan Kecamatan Cilincing, bekerja sama dengan Sudin SDA Jakarta Utara.


Salahudin menjelaskan bahwa kondisi kali saat ini sudah sangat memprihatinkan. Ia menyebutkan, lebar kali yang sebelumnya mencapai sekitar 20 meter, kini menyusut drastis hingga hanya tersisa sekitar 2 meter di beberapa titik.


“Awalnya lebar kali ini sekitar 20 meter, namun saat ini akibat pendangkalan dan 0bangunan di bantaran, lebarnya menyempit hingga kurang lebih 2 meter saja,” cetus Salahudin saat ditemui di lokasi kegiatan.


Ia menambahkan, penyempitan tersebut menyebabkan aliran air tidak optimal, terutama saat curah hujan tinggi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan genangan bahkan banjir di lingkungan permukiman sekitar, khususnya di wilayah Semper Barat dan sekitarnya.


Dalam rencana normalisasi, pengerukan kali akan dilakukan hingga mencapai kedalaman sekitar 3 meter. 


Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tampung air dan memperlancar aliran, sehingga risiko banjir dapat ditekan secara signifikan.


Selain pengerukan, kegiatan ini juga mencakup penertiban bangunan yang berdiri di bantaran kali. Bangunan-bangunan tersebut dinilai melanggar aturan dan menjadi salah satu penyebab utama penyempitan kali. Penertiban dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan koordinasi lintas instansi terkait.


Sudin SDA Jakarta Utara menegaskan bahwa normalisasi kali merupakan bagian dari program jangka panjang pengendalian banjir di wilayah Jakarta Utara, khususnya di Kecamatan Cilincing yang kerap terdampak genangan saat musim hujan.


“Normalisasi ini bukan hanya soal pengerukan, tetapi juga penataan kawasan bantaran kali agar fungsi sungai dapat kembali optimal dan lingkungan menjadi lebih tertata,” ujar perwakilan Sudin SDA Jakarta Utara.


Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk mendukung kegiatan ini dengan tidak mendirikan bangunan di bantaran kali serta menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke aliran sungai.


Dengan dilaksanakannya normalisasi kali dari Jembatan Semper hingga Bulak Cabe sepanjang 3,1 kilometer ini, diharapkan kawasan Cilincing, khususnya Semper Barat dan sekitarnya, dapat terbebas dari ancaman banjir serta memiliki lingkungan yang lebih aman, tertata, dan berkelanjutan.


(kipray)

Komentar

Tampilkan

Terkini