Lampumerahnews.id
Jakarta - Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat, memberikan pernyataan tegas terkait pembentukan Board of Peace (BOP) untuk Gaza. Ia mendesak agar Presiden Prabowo Subianto mengambil peran kepemimpinan dalam badan internasional tersebut guna memastikan kemerdekaan dan perdamaian di Palestina.
Menurut Jumhur, mandat yang dibawa Presiden Prabowo dari ratusan juta rakyat Indonesia menjadi dasar kuat bagi Indonesia untuk memimpin BOP. Ia menilai Indonesia memiliki legitimasi moral dan sejarah yang lebih besar dibandingkan negara lain.
"Kami memastikan bahwa Presiden Prabowo membawa mandat hampir 300 juta rakyat Indonesia yang sudah lama merindukan kemerdekaan dan perdamaian Palestina. Karena itu, salah satu desakan kaum buruh adalah yang memimpin BOP harusnya Indonesia," ujar Jumhur usai konferensi pers, di Jakarta Selatan, Selasa (17/2/2026).
Jumhur juga mengungkapkan kekhawatirannya jika BOP dipimpin sepenuhnya oleh Amerika Serikat. Ia memandang Amerika Serikat sering kali menjadi bagian dari hambatan dalam perjuangan kemerdekaan Palestina. Sebagai jalan tengah, Jumhur mengusulkan sistem kepemimpinan bersama atau co-chair.
"Kita tahu Amerika itu kan bagian dari masalah dalam perjuangan kemerdekaan Palestina. Kita curiga kalau diserahkan begitu saja kepada Amerika, maka apa yang diharapkan bangsa Indonesia tidak tercapai," tegasnya.
"Kalau tidak bisa sendiri, oke kita co-chair. Ketua bersama. Indonesia menjadi salah satu ketua, Donald Trump ketua, mungkin ada satu lagi. Itu yang memimpin BOP," tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, kaum buruh berencana menggelar aksi besar-besaran atau "Pawai Akbar" setelah hari raya Idulfitri. Aksi ini bertujuan untuk menunjukkan soliditas rakyat Indonesia di tingkat internasional.
• Target Massa: Melibatkan ratusan ribu hingga jutaan orang dari berbagai golongan dan agama.
• Tujuan: Mendukung kemerdekaan Palestina dan memperkuat posisi tawar Indonesia di dalam BOP.
• Diplomasi Internasional: Menyiapkan petisi dan bersurat ke jaringan serikat buruh internasional di seluruh dunia untuk menggalang dukungan.
Selain aksi jalanan, Jumhur menyatakan akan melakukan safari ke berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) agama dan lembaga tinggi negara seperti DPR RI.
"Kita akan safari ke seluruh organisasi kemasyarakatan, ormas agama, DPR, semua yang berkaitan untuk memastikan dukungan perjuangan ini," ujarnya.



fsppi