-->

TERKINI

Federasi Serikat Pekerja Penerbangan Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Kemerdekaan Palestina

lampumerahnews
Selasa, 17 Februari 2026, 18.30 WIB Last Updated 2026-02-17T11:31:01Z

Lampumerahnews.id


JAKARTA – Federasi Serikat Pekerja Penerbangan Indonesia (FSPPI), di bawah naungan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Jumhur Hidayat, secara resmi menyatakan sikap mendukung kemerdekaan bangsa Palestina sebagai bentuk implementasi amanat Pembukaan UUD 1945.


Pernyataan ini disampaikan Jemmy Pongoh ketua umum FSPPI sebagai respons atas krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina, sekaligus menegaskan peran aktif civil society dari sektor penerbangan dalam menyuarakan perdamaian dunia. 


Jemmy menekankan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina bukan sekadar isu politik, melainkan kewajiban konstitusional. 


Berdasarkan Pembukaan UUD 1945, penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.


“Keterlibatan Federasi Serikat Pekerja Penerbangan Indonesia sore hari ini adalah bagian penting dari gerakan moral untuk mendukung kebebasan rakyat di Palestina. Kita harus menyadari bahwa di sana terdapat rekan-rekan pekerja yang membutuhkan solidaritas lintas negara. Ini adalah suara kemanusiaan kita sebagai sesama pekerja,” tegas Jemmy di Resto, bilangan Cilandak, Jakarta Selatan,Selasa (17/02/2026)


Menanggapi posisi strategis federasi yang berada di bawah lingkup instansi/badan tertentu, pihak federasi memastikan bahwa menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan adalah hak positif yang tidak bertentangan dengan profesionalisme kerja.


Sebagai langkah tindak lanjut, Federasi akan segera melakukan langkah-langkah strategis:


Konsolidasi Internal: Melakukan komunikasi intensif di lingkup internal federasi untuk menyamakan persepsi terkait peran pekerja penerbangan dalam isu kemanusiaan global.


Diseminasi Pesan: Menyampaikan poin-poin hasil pertemuan kepada seluruh anggota federasi dalam waktu singkat.


Penguatan Moral: Memastikan gerakan ini tetap berada pada koridor gerakan moral civil society yang mendukung upaya-upaya kemerdekaan dan perdamaian.


“Kami akan mengonsolidasikan peran kami. Kami percaya bahwa ketika kaum buruh menyuarakan hal yang positif bagi kemanusiaan, hal tersebut tidak akan menjadi masalah di lingkungan kerja, karena ini adalah panggilan moral universal,” tutupnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini