-->

TERKINI

TMMD Aceh Tamiang Hidupkan Gotong Royong Bangun Jembatan Desa

lampumerahnews
Selasa, 19 Mei 2026, 12.59 WIB Last Updated 2026-05-19T05:59:30Z

Lampumerahnews.id


Aceh Tamiang - Kerja bersama prajurit TNI dan warga di Desa Suka Makmur tidak hanya mempercepat pembangunan jembatan aramco, tetapi juga menghidupkan kembali budaya gotong royong yang mulai jarang terlihat di pedesaan.


Semangat kebersamaan terlihat dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sekarak, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (18/5/2026). Di lokasi pembangunan jembatan aramco, anggota Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mengambil air secara estafet untuk kebutuhan pengecoran lantai jembatan yang menjadi akses penting masyarakat desa.


Pemandangan prajurit TNI dan warga bekerja tanpa sekat menjadi potret kuat kemanunggalan di lokasi TMMD. Ember-ember air dipindahkan dari tangan ke tangan, sementara sebagian lainnya menyiapkan adukan cor agar pengerjaan jembatan dapat selesai sesuai target sebelum penutupan program TMMD.


Koordinator lapangan TMMD, Kapten Inf Rudi, mengatakan seluruh pengerjaan sasaran fisik dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara langsung melalui pola gotong royong.


“Semua pengerjaan dilaksanakan secara gotong royong, baik oleh warga maupun anggota TNI, karena target utama selain membangun sasaran fisik untuk kesejahteraan masyarakat adalah kemanunggalan TNI dan rakyat melalui gotong royong saat pembangunannya,” ujarnya.


Menurutnya, keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD karena pembangunan desa tidak hanya mengejar hasil fisik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara masyarakat dan prajurit di lapangan.


Hal serupa dirasakan Muin, warga Desa Suka Makmur. Ia mengaku pada awal kegiatan sebagian warga masih merasa canggung bekerja bersama anggota TNI. Namun kebersamaan yang terjalin setiap hari perlahan membuat hubungan menjadi lebih akrab.


“Pada awalnya kami warga agak segan-segan bekerja bersama anggota TNI, lama-lama karena kebersamaan kami terbiasa dan mulai akrab, bekerja dan bergurau bersama agar terjalin keakraban,” katanya.


Kegiatan gotong royong dalam TMMD itu dinilai menjadi gambaran nyata jati diri TNI sebagai tentara rakyat sebagaimana tertuang dalam Sapta Marga. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga membangun kedekatan sosial dengan warga melalui kerja bersama di lapangan.


Di sejumlah wilayah pedesaan Aceh Tamiang, budaya gotong royong perlahan mulai berkurang akibat perubahan pola sosial masyarakat. Karena itu, kegiatan TMMD dinilai bukan hanya membangun jembatan fisik, tetapi juga menjadi ruang yang kembali mempertemukan warga dalam semangat kerja kolektif.


Jembatan aramco yang dibangun melalui program TMMD Reguler ke-128 tersebut diharapkan nantinya dapat memperlancar mobilitas masyarakat Desa Suka Makmur, terutama untuk mendukung aktivitas pertanian dan distribusi hasil kebun warga di Kecamatan Sekarak.


(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini