Lampumerahnews.id
JAKARTA —Peringatan May Day 2026 di Pelabuhan Tanjung Priok berlangsung berbeda. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H. memberi kejutan kepada buruh dan sopir yang tergabung dalam Aliansi Buruh & Supir Pelabuhan (ABSP) lewat deklarasi damai keselamatan kerja.
Kegiatan digelar Jumat (1/5/2026) di depan Pos 9, Jalan Sulawesi Ujung, Tanjung Priok. Sekitar 100 peserta hadir dari SPPTKI, PSTTP, Aliansi Jakarta Utara Menggugat, dan Bapegesis. Aksi dipimpin Joko Laras Anjasmoro dan Agung Bangkit, dengan Gito sebagai koordinator lapangan.
Rangkaian dimulai dari basecamp PSTTP di Semper Timur, Cilincing. Massa bergerak ke Pos 9 dengan pengawalan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polres Metro Jakarta Utara. Setibanya di lokasi, kejutan datang dari Kapolres.
“Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok memberikan kue ulang tahun May Day 2026 kepada perwakilan buruh sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian,” kata Joko Laras Anjasmoro. Kue dipotong bersama, lalu dibagikan bersama nasi kotak dan makanan ringan oleh para Polwan.
Dalam deklarasi, peserta membaca ikrar keselamatan berkendara. Mereka berkomitmen jadi pelopor keselamatan, patuh aturan lalu lintas, serta hindari berkendara saat mengantuk, sakit, atau di bawah pengaruh alkohol dan narkoba. Peningkatan kompetensi lewat pendidikan dan sertifikasi juga jadi janji.
AKBP Aris Wibowo menjelaskan, deklarasi damai ini bagian dari pengamanan humanis. “Seluruh kegiatan berjalan baik berkat sinergi antara aparat kepolisian dan peserta hari buruh,” ujarnya.
Joko Laras mengapresiasi pengamanan polisi yang membuat acara tertib. Ia juga menyoroti pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja bagi buruh serta sopir, termasuk fasilitas memadai di Pelabuhan Tanjung Priok.
Acara ditutup dengan kembalinya massa ke basecamp dan pembagian bantuan sembako dari kepolisian. Seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib, dan kondusif.


