Lampumerahnews.id
ACEH TAMIANG — Ribuan warga terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang hingga kini masih menunggu penyelesaian hunian tetap (huntap) setelah kehilangan tempat tinggal akibat bencana akhir 2025 lalu. Pemerintah pusat dan daerah kini mempercepat pembangunan rumah permanen bagi masyarakat yang selama ini masih bertahan di hunian sementara.
Perkembangan pembangunan huntap tersebut ditinjau langsung Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, bersama Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, di Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kamis (7/5/2026).
Dalam peninjauan itu, rombongan melihat sejumlah unit rumah permanen yang dibangun Mabes Polri sebagai bagian dari pemulihan kawasan terdampak bencana.
Hunian tetap tersebut terdiri atas dua tipe konstruksi, yakni rumah berbahan kayu dan rumah berbahan beton yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat.
Bupati Armia Pahmi berharap pembangunan huntap dapat segera selesai agar masyarakat terdampak banjir memperoleh tempat tinggal yang layak dan dapat kembali menjalani aktivitas normal.
Selama proses pemulihan berlangsung, sebagian warga terdampak masih menempati hunian sementara sambil menunggu penyelesaian pembangunan rumah permanen tersebut.
Pembangunan huntap menjadi salah satu tahap penting dalam pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang setelah sebelumnya pemerintah lebih fokus pada penanganan darurat, distribusi bantuan dan penyediaan hunian sementara bagi korban banjir bandang.
(Kamalruzamal)


