Lampumerahnews.id
Jakarta - Peluang pembukaan rute penerbangan internasional langsung dari Aceh ke Timur Tengah mulai terbuka setelah pertemuan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dengan Duta Besar Uni Emirat Arab Abdulla Salem Al-Dhaheri di Jakarta, Senin (27 April 2026). Maskapai Emirates dan Etihad Airways menyatakan minat membuka rute dari Aceh ke UEA yang terhubung langsung ke Arab Saudi untuk kebutuhan jemaah umrah.
Rencana ini menjadi bagian dari kerja sama investasi dan konektivitas yang akan mulai digarap melalui tim bersama pada Mei 2026. Aceh diproyeksikan tidak hanya sebagai daerah asal jemaah, tetapi juga sebagai titik transit bagi penumpang dari wilayah lain.
“Ini kunjungan audiensi, sekaligus kita membuka ruang usaha untuk mereka di Aceh,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi.
Jika terealisasi, jalur ini akan memangkas waktu tempuh perjalanan umrah yang selama ini harus transit di kota besar seperti Jakarta atau Kuala Lumpur. Selain itu, pembukaan rute ini juga berpotensi mendorong pertumbuhan sektor jasa, perhotelan, dan ekonomi lokal di Aceh.
Konektivitas langsung ke Timur Tengah dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat arus barang dan manusia, sekaligus memperkuat posisi Aceh dalam jaringan penerbangan internasional berbasis religi.
(Kr)


