-->

TERKINI

Para Petinggi Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Ramai-ramai Mengundurkan Diri

lampumerahnews
Senin, 13 April 2026, 20.08 WIB Last Updated 2026-04-13T13:08:53Z

 

Lampumerahnews.id 


Jakarta – Dinamika internal Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) kembali menjadi sorotan. Sejumlah pengurus inti partai tersebut secara resmi mengajukan pengunduran diri secara massal. Keputusan ini berkaitan erat dengan langkah Anas Urbaningrum yang lebih dulu melepas jabatan kepemimpinan dan memilih fokus pada urusan pribadi.


Bendahara Umum PKN, Mirwan Amir, menyampaikan bahwa pengunduran diri para pengurus dilakukan secara bersama-sama dan tanpa paksaan. Ia menegaskan tidak ada konflik ataupun tekanan internal yang melatarbelakangi keputusan tersebut.


"Kita sama-sama untuk menyatakan dengan sebuah surat, kita mengundurkan diri dari Partai Kebangkitan Nusantara. Jadi tidak ada yang dikatakan tip-tip lah. Jadi itu semuanya pengurus dengan kesadaran mereka sendiri untuk mengundurkan diri, begitu," ujar Mirwan saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).


Mirwan mengungkapkan, kehadiran Anas Urbaningrum selama ini menjadi faktor utama yang menyatukan para pengurus dalam PKN. Harapan besar terhadap kepemimpinannya menjadi alasan kuat mereka bergabung dan membangun partai.


"Sebenarnya ya, kita ikut PKN atau membentuk partai PKN ini kan semuanya karena faktor AU. Dialah tokoh yang kita harapkan untuk bisa menjalankan Partai Kebangkitan Nusantara. Tapi dalam perjalanan ini, mungkin AU punya kesibukan pribadi yang tidak bisa apa namanya tidak bisa dielakkan, dia lebih fokus untuk mengurus hal pribadi," jelasnya.


Ia menambahkan, kesibukan pribadi AU serta beban mengelola partai politik yang cukup besar menjadi pertimbangan utama hingga akhirnya memutuskan mundur, setelah melalui komunikasi dengan jajaran pengurus.


Terkait mekanisme pergantian kepemimpinan, Mirwan mengaku sempat memperkirakan akan ada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Namun, aturan internal partai memungkinkan proses tersebut dilakukan lebih sederhana.


"Saya hari itu masih juga berpikir kalau Anas mundur kan kiri, tentu ada Munaslub apa gitu ya. Ternyata memang di AD/ART-nya sudah bisa mengundurkan diri itu hanya kesepakatan Ketua Majelis Agung sama Ketua Umum. Jadi itu kesepakatannya itulah," tambahnya.


​Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai langkah selanjutnya dari para mantan pengurus PKN tersebut maupun arah kebijakan partai ke depan setelah ditinggal oleh sejumlah figur kuncinya.

Komentar

Tampilkan

Terkini