-->

TERKINI

Aktivitas Pasar Meningkat Usai Dana Bantuan Cair, Aceh Tamiang Antisipasi Inflasi

lampumerahnews
Minggu, 15 Maret 2026, 21.11 WIB Last Updated 2026-03-15T14:11:38Z

 

Lampumerahnews.id 


Aceh Tamiang - Perputaran ekonomi di pasar tradisional Aceh Tamiang mulai meningkat dalam beberapa pekan terakhir seiring pencairan sejumlah dana bantuan pemerintah kepada masyarakat. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah bersama Pemerintah Aceh mengambil langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok dengan menggelar operasi pasar tanggap inflasi di Pasar Pagi Kota Kualasimpang, Sabtu (14/3/2026).


Operasi pasar tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pangan di tengah meningkatnya aktivitas belanja masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.


Kegiatan itu dipimpin Plt Sekda Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, yang mewakili Bupati Aceh Tamiang, bersama Asisten III Pemerintah Aceh, A. Murtala, yang hadir mewakili Gubernur Aceh.


“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Aceh atas pelaksanaan operasi pasar ini. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam membantu menekan harga kebutuhan pokok di pasaran, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar Syuibun Anwar.


Sementara itu, Asisten III Pemerintah Aceh A. Murtala menjelaskan bahwa operasi pasar tanggap inflasi digelar secara serentak di lima daerah di Aceh, yakni Banda Aceh, Lhokseumawe, Aceh Tengah, Aceh Barat dan Aceh Tamiang.


“Menjelang Idulfitri biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pokok yang berdampak pada kenaikan harga. Oleh karena itu, Pemerintah Aceh hadir melalui operasi pasar ini untuk membantu meringankan beban masyarakat,” katanya.


Dalam operasi pasar tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah komoditas dengan harga lebih terjangkau, antara lain beras premium Rp109.000 per 10 kilogram, minyak goreng Rp33.000 per 2 liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, serta telur ayam Rp43.000 per papan.


Operasi pasar tanggap inflasi ini berlangsung selama tiga hari di wilayah Aceh Tamiang. Setelah digelar di Pasar Pagi Kualasimpang pada Sabtu (14/3), kegiatan dilanjutkan pada Minggu (15/3) di Desa Tenggulun dan Senin (16/3) di Desa Seruway.


Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Aceh Tamiang tetap stabil meskipun permintaan masyarakat meningkat, sehingga kebutuhan rumah tangga menjelang Idulfitri tetap dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau.


( Kamalruzamal )

Komentar

Tampilkan

Terkini