-->

TERKINI

Wakil Bupati Merauke Buka Lomba Panahan & Tarik Tambang, ajak memaknai filosofi

lampumerahnews
Selasa, 10 Februari 2026, 14.23 WIB Last Updated 2026-02-10T07:23:29Z

Lampumerahnews.id 


Merauke –. Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah, secara resmi membuka perlombaan tarik tambang dan panahan di kawasan Monumen Kapsul Waktu, Selasa (10/02/2026). Mengenakan pakaian olahraga, ia tidak sekadar berdiri di podium. Fauzun turun langsung, menggenggam tali tambang bersama Sekretaris Daerah dan para lurah, menandai dimulainya rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Merauke ke-124 dengan penuh energi.


Bagi Fauzun, agenda ini bukan sekadar rutinitas perayaan tahunan atau ajang adu fisik. Ada nilai-nilai mendalam yang ingin ia tanamkan kepada warganya melalui dua cabang olahraga tradisional tersebut. Di tengah riuh rendah sorakan penonton, ia menekankan pentingnya melestarikan makna di balik setiap perlombaan.


“Panahan melatih kita untuk bersabar dan fokus serta gigih dalam mencapai target. Ini menjadi perhatian kita semua karena lomba ini sarat dengan makna,” tegas Fauzun Nihayah di Monumen Kapsul Waktu, Selasa (10/02/2026).


Setelah memantau area panahan, perhatian beralih ke arena tarik tambang yang riuh. Menurutnya, olahraga ini adalah miniatur kehidupan bermasyarakat di Merauke yang plural. Tanpa satu komando dan irama yang sama, sekuat apa pun individu di dalamnya, kemenangan mustahil diraih.


“Tarik tambang mengajarkan kekompakan, gotong royong, dan kerja sama. Sikap seperti ini harus terus dijaga di Kabupaten Merauke,” ungkap Fauzun.


Ia melihat antusiasme warga yang hadir bukan hanya sekadar mengejar juara, melainkan bentuk komitmen kolektif dalam mengisi pembangunan daerah melalui kebersamaan.


Lomba yang berlangsung di bawah terik matahari Merauke ini diikuti oleh perwakilan dari 11 kelurahan se-Distrik Merauke. Fauzun sesekali tampak berteriak menyemangati peserta dari pinggir lapangan, memastikan suasana tetap hangat namun kompetitif.


“Junjung sportivitas, berlomba dengan baik, kalah atau menang, apapun nanti hasilnya, yang terpenting kita semua hadir untuk ikut merasakan suka cita perayaan ulang tahun Merauke,” tuturnya.


Di sisi lain, Ketua Panitia Hari Jadi Kota Merauke Ke-124, Keliopas Ndiken menjelaskan bahwa perayaan tahun ini memang dirancang untuk menyentuh langsung lapisan masyarakat terbawah. Selain ketangkasan fisik dan konsentrasi, panitia juga menggelar lomba kebersihan antar-kelurahan.


“Lomba kebersihan ini berada di bawah koordinator Kepala Dinas Lingkungan Hidup, di mana tim penilainya melibatkan langsung Bupati, Wakil Bupati, Sekda, hingga jajaran Forkopimda,” jelas Ndiken. Hal ini dilakukan untuk memastikan wajah kota tetap asri dan bersih seiring dengan bertambahnya usia Merauke. 


(Rizki)

Komentar

Tampilkan

Terkini