-->

TERKINI

Krisis Kesehatan di Pagedangan: 1 Puskesmas Dipaksa Layani 121 Ribu Orang!

lampumerahnews
Selasa, 27 Januari 2026, 18.40 WIB Last Updated 2026-01-27T11:40:25Z

 

Lampumerahnews.id 


TANGERANG – Beban kerja fasilitas kesehatan di Kecamatan Pagedangan dinilai sudah tidak proporsional dan berada pada titik jenuh. Saat ini, satu-satunya Puskesmas yang tersedia harus melayani sekitar 121.000 penduduk, sebuah rasio yang dianggap sangat timpang untuk standar pelayanan kesehatan primer.

Kondisi ini menjadi sorotan utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Pagedangan. 


Ketua APDESI Kecamatan Pagedangan, Mad Saih, mengungkapkan bahwa selain beban pasien yang membludak, masalah aksesibilitas menjadi kendala besar bagi warga.



"Sejak berdirinya kecamatan ini sudah 20 tahun lalu,kami terus berusaha menambah lahan untuk fasilitas kesehatan. Jarak tempuh masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah perbatasan dengan Parung Panjang, sangat jauh untuk mencapai Puskesmas yang ada sekarang," ujar Mad Saih.Selasa (27/01/2026)


Menanggapi urgensi tersebut, Pemerintah Kecamatan Pagedangan tengah berupaya melakukan akselerasi pengadaan lahan. Langkah ini menjadi krusial mengingat pesatnya alih fungsi lahan di wilayah tersebut yang kini hanya menyisakan sedikit ruang untuk fasilitas publik.



Camat Pagedangan H.Daniel RM menyampaikan bahwa ke-50 usulan tersebut merupakan program krusial yang menyentuh kepentingan langsung masyarakat. Mengingat pentingnya akurasi data, pihak kecamatan masih diberikan waktu selama dua hari untuk melakukan finalisasi agar tidak ada kesalahan dalam input sistem perencanaan.


"Kita masih diberi waktu dua hari untuk memperbaiki dan memaksimalkan data. Tidak ada yang sempurna, tapi dengan kesempatan ini kita pastikan tidak ada salah masukkan posisi kegiatan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Camat Pagedangan.


 Saat ini, lahan produktif diperkirakan hanya tersisa sekitar 10% hingga 20%. Kondisi ini memaksa pemerintah setempat untuk memutar otak dalam menjaga ketahanan pangan.


Guna menyikapi hal tersebut, Camat menekankan penggunaan teknologi tinggi dalam bidang pertanian sesuai arahan Bappeda. Salah satu langkah konkret yang akan diambil adalah memaksimalkan penggunaan lahan Ketapang sebagai area tanam produktif.

Komentar

Tampilkan

Terkini