Lampumerahnews.id Jakarta, - Sejumlah warga yang berkunjung ke TPU Budhi Darma Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, sangat menyesalkan terjadinya genangan air.
"Hampir semua pemakaman di TPU Budhi Darma terkena dampak genangan air".
Tingginya intensitas hujan di beberapa wilayah masih terus terjadi Curah hujan yang terus menerus berdampak pada pemakaman di TPU Budhi Darma.
Herman salah seorang warga Semper Timur, mengatakan, setiap kali hujan TPU Budhi Darma seperti kolam, diperkirakan hampir semua terkena genangan air. Senin.(19/1/2026).
Diketahui luas lahan TPU Budhi Darma Semper Timur, Kecamatan Cilincing ± 62 ha. Hampir semua terendam air dengan tingkat ketinggian air bervariasi.
Dari beberapa TPU yang terendam khususnya di Blad 114, 84-87, 41-49 dan Blad 58.
Hanya saja, drainase yang baru diserah terimakan, dari pihak kontraktor ke Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, sepertinya tidak berfungsi alias mubazir atau proyek asal jadi.
"Bahkam keberadaan pompa di TPU Budhi Darma dipertanyakan, alias tidak berfungsi,"pungkasnya.
Ironisnya lagi, saluran/drainase atau pekerjaan u-ditch maupun pekerjaan box culver justru menjadi penghalang, sehingga air tidak dapat mengalir ke saluran pembuangan maupun ke Kali Begog yang berada disamping lokasi TPU Budhi Darma Semper Timur, Jakarta Utara.
Lantas bagaimana dengan perencanaan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta ?
Diketahui, nomor SPK 1500/PN.01,02 Tanggal 12 Agustus 2025, waktu pelaksanaan 120 hari kalender. Kontraktor pelaksana PT.Wicaksana Makmur Semesta. Konsultan Pengawas PT. Nafi Konsultan Indonesia. Kode RUP. 56315570. Pagu Anggaran Rp.3.582.522.743, nilai kontrak Rp 3.432.609.3036.
Pantauan dilapangan, diduga sejumlah item pekerjaan tidak dilaksanakan, hingga dugaan pengurangan volume dan terindikasi terjadi kerugian Negara. Antara lain :
1. kode 11990120, untuk pekerjaan pengurugan dengan menggunakan Pasir urug tebal 5 cm Rp. 2.663.934.
2. kode 11990120 nama paket pekerjaan Saluran u-ditch 1000x100 mm “tidak semua” menggunakan merk Epindo Rp. 2.183.324.060.
3. kode 11990120 nama paket Pekerjaan Angkutan Material/ Sisa Galian Sejauh 10 KM (Dengan Dump Truck) Rp 4.0691.226, “tidak dilaksanakan”
4. kode 11990120 Pekerjaan Pembuatan Lantai Kerja K-100 Rp 59.317.785 “tidak dilakukan” dan lain lainnya.
5. Bahkan sejumlah u-ditch tidak menggunakan merk alias polos tanpa label SNI, yang ada hanya beberapa u-ditch dengan merk EPINDO dengan menggunakan no Hp 0811-920-00xx.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Ir. Fajar Sauri bungkam terkait Kegiatan Penataan RTH Makam Wilayah Jakarta Utara Tahun Anggaran 2025. Hal yang sama, Kepala Bidang Pemakaman DKI Jakarta, Hasni,S.Sos.,M.Si juga tidak memberikan respon terkait penggunaan uang rakyat.
Tidak hanya itu, kontraktor pelaksana PT.Wicaksana Makmur Semesta maupun Konsultan Pengawas PT.Nafi Konsultan Indonesia, belum berhasil dikonfirmasi.
Hal yang sama, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Utara, Reina Camelia, S.T saat di informasikan terkait kondisi terkini TPU Budidharma.
Dijawab, “terimakasih, lewat Aplikasi WhatsApp miliknya. Selasa.(20/1/2026).
Anggota DPRD DKI Jakarta, Hj. Neneng Hasanah, S.E.,S.IP.,M.M saat dikonfirmsi terkait pekerjaan yang dianggarkan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta.“Berjanji akan di tanyakan saat rapat, karena besok Rabu, ada rapat,” jelas besutan Demokrat. Selasa.(20/1/2026)


