Lampumerahnews.id
ACEH TAMIANG – Ancaman banjir kembali membayangi Kabupaten Aceh Tamiang setelah hujan lebat memicu genangan di sejumlah wilayah pada Minggu (11/10/2026). Di tengah kondisi tersebut, informasi status wilayah yang beredar dari BPBD Aceh Tamiang menyebutkan 10 kecamatan berstatus siaga dan dua kecamatan berstatus waspada.
Data kejadian cuaca ekstrem pada portal Informasi Kejadian Cuaca Ekstrem BMKG mencatat hujan lebat berdampak pada banjir atau genangan serta gangguan transportasi di Kecamatan Tenggulun, Kejuruan Muda, Karang Baru, dan Bendahara pada Minggu malam, 11 Oktober 2026.
Laporan sementara Pusdalops PB BPBD Aceh Tamiang yang dikutip Dialeksis menyebutkan hujan lebat mulai terjadi sejak Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Di Desa Simpang Kiri, Kecamatan Tenggulun, air dilaporkan mulai memasuki rumah warga dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter. Sebanyak 30 rumah terendam dan dua kepala keluarga dilaporkan telah mengungsi.
Sepuluh Kecamatan Berstatus Siaga
Berdasarkan poster informasi status wilayah BPBD Aceh Tamiang yang beredar pada 12 Oktober, kecamatan yang dicantumkan berstatus siaga ialah Bandar Pusaka, Bendahara, Karang Baru, Kejuruan Muda, Kota Kuala Simpang, Rantau, Sekerak, Seruway, Tamiang Hulu, dan Tenggulun.
Sementara itu, Kecamatan Banda Mulia dan Manyak Payed masuk kategori waspada.
Poster tersebut juga mengingatkan masyarakat untuk memantau informasi resmi kebencanaan, menyiapkan kebutuhan darurat keluarga, serta menghindari aktivitas di kawasan rawan banjir, longsor, maupun cuaca ekstrem.
Warga juga diminta memastikan kondisi rumah dan lingkungan sekitar aman serta segera menghubungi layanan kebencanaan apabila menghadapi keadaan darurat.
Waspadai Perubahan Cuaca
Informasi prakiraan cuaca BMKG untuk wilayah Aceh Tamiang juga menunjukkan potensi hujan masih perlu diperhatikan. Prakiraan BMKG untuk Kecamatan Karang Baru pada Senin (12/10/2026) mencantumkan hujan ringan. Kondisi cuaca dapat berbeda antarkecamatan sehingga masyarakat perlu mengikuti pembaruan prakiraan dan peringatan dini secara berkala.
BPBD Aceh Tamiang mencantumkan nomor Layanan Siaga Kebencanaan (LAGAK) 0811-6731-113 untuk kebutuhan layanan kebencanaan.
Masyarakat yang tinggal di sekitar sungai, daerah rendah, dan kawasan yang sebelumnya terdampak banjir diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi atau berlangsung lama.
Warga juga diminta tidak menunggu air memasuki rumah untuk mulai melakukan langkah penyelamatan. Dokumen penting, obat-obatan, dan kebutuhan darurat sebaiknya disiapkan agar mudah dibawa jika kondisi mengharuskan evakuasi.
(Kamalruzamal)


