Lampumerahnews.id
JAKARTA- Kondisi saluran air di Jalan Wacin, tepatnya di perbatasan 1 Gang 21, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dikeluhkan warga. Permasalahan yang menjadi perhatian yakni adanya lumpur yang menumpuk di dalam saluran dan disebut belum pernah dilakukan pengerukan hingga saat ini.
Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, selama ini kegiatan pembersihan di lokasi memang pernah dilakukan, terutama terhadap sampah yang berada di sekitar saluran. Namun, menurutnya, persoalan lumpur yang mengendap di dasar saluran belum mendapatkan penanganan berupa pengerukan.
“Memang sampah saja dibersihkan, kalau lumpur tidak pernah dikeruk, sampai hari ini juga,” ujar warga saat ditemui.
Menurut warga, keberadaan endapan lumpur yang terus menumpuk dikhawatirkan dapat mengurangi kapasitas saluran dalam menampung dan mengalirkan air. Terlebih, ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, kondisi saluran yang dipenuhi sedimentasi berpotensi menghambat aliran air dan dapat memicu terjadinya genangan di sekitar permukiman.
Warga berharap pihak terkait dapat melakukan pengecekan langsung ke lokasi Jalan Wacin, khususnya di perbatasan 1 Gang 21 RT 01/RW 12, Kelurahan Warakas. Selain pembersihan sampah, warga meminta agar kondisi sedimentasi di dalam saluran turut diperhatikan dan dilakukan pengerukan apabila memang diperlukan.
Penanganan secara menyeluruh dinilai penting agar fungsi saluran dapat kembali optimal. Warga juga berharap adanya perhatian dan tindak lanjut dari instansi terkait sehingga persoalan lumpur tidak terus berlarut dan saluran air dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian warga karena saluran air merupakan salah satu infrastruktur penting dalam mengantisipasi genangan di lingkungan permukiman. Pembersihan sampah dan pengerukan lumpur secara berkala diharapkan dapat menjadi langkah pencegahan sekaligus menjaga kelancaran sistem drainase di wilayah Warakas, Tanjung Priok.
(kipray)


