-->

TERKINI

Camat Pademangan Pastikan Pengaturan Lalu Lintas Diperkuat Selama Proyek Harbour Road Tahap II

lampumerahnews
Selasa, 28 Juli 2026, 20.12 WIB Last Updated 2026-07-28T13:12:52Z

Lampumerahnews.id

 Jakarta– Camat Pademangan, Arief Wibowo, angkat bicara terkait kemacetan yang terjadi di kawasan Jalan RE Martadinata dan Jalan Lodan Raya akibat pelaksanaan proyek pembangunan Harbour Road Tahap II (HBR2) serta pekerjaan penggantian pipa air bersih oleh PAM. Menurutnya, kepadatan lalu lintas merupakan dampak dari dua proyek strategis yang berlangsung secara bersamaan di wilayah Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.Selasa (28/07/2026) 


Saat diwawancarai awak media mengenai proyek pembangunan di kawasan Alexis yang berdampak pada kemacetan, Arief Wibowo menjelaskan bahwa pekerjaan Harbour Road Tahap II merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya. "Nanti kan setelah HBR1, akan dilanjutkan pekerjaan HBR2. Tiang-tiang pancangnya memang akan melewati beberapa titik sebagaimana telah disampaikan oleh pihak Kementerian PU hingga kawasan Pelabuhan Ancol Baru. Karena itu, arus kendaraan dialihkan ke Jalan RE Martadinata. Informasi tersebut merupakan hasil kajian para ahli bersama pihak Kementerian PUPR," ujarnya.


Arief mengatakan dampak dari pembangunan tersebut tidak dapat dihindari karena berpengaruh terhadap kondisi lalu lintas di sekitar lokasi proyek. Oleh sebab itu, pihaknya telah menginstruksikan jajaran terkait untuk meningkatkan pengawasan dan pengaturan arus kendaraan pada jam-jam sibuk. "Dampak daripada pembangunan tersebut memang berimbas kepada kondisi lalu lintas. Oleh karena demikian, saya menegaskan kepada jajaran agar pada waktu jam sibuk anggotanya ditempatkan di beberapa titik yang menjadi simpul kemacetan," katanya.


Selain proyek Harbour Road Tahap II, Arief menjelaskan bahwa di lokasi yang sama juga sedang berlangsung pekerjaan penggantian pipa air bersih oleh PAM yang bertujuan meningkatkan kapasitas distribusi air kepada masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan dua proyek besar secara bersamaan membuat ruang gerak kendaraan menjadi lebih terbatas sehingga memicu antrean panjang di sejumlah ruas jalan.


Untuk meminimalisasi dampak tersebut, Pemerintah Kecamatan Pademangan juga berkoordinasi dengan pihak pelaksana proyek agar menugaskan petugas pengatur lalu lintas (flagman) di lapangan. "Kami juga meminta bantuan pihak PAM maupun pelaksana proyek agar menempatkan flagman untuk membantu petugas Perhubungan dan Satpol PP dalam mengatur arus kendaraan sehingga kemacetan dapat diurai," ungkap Arief.


Ia berharap seluruh pihak, baik instansi pemerintah, pelaksana proyek, maupun masyarakat dapat bersama-sama mendukung kelancaran pelaksanaan proyek strategis tersebut. Di sisi lain, pengguna jalan diimbau memanfaatkan jalur alternatif apabila memungkinkan guna mengurangi kepadatan di kawasan Jalan RE Martadinata, Jalan Lodan Raya, hingga akses menuju Pelabuhan Tanjung Priok.


(Kipray) 

Komentar

Tampilkan

Terkini