Lampumerahnews.id
Banda Aceh - Tekanan urbanisasi yang kian meningkat menjadi perhatian pemerintah pusat saat Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Senin (20/4). Kedatangannya disambut Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah untuk menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah I APEKSI 2026 di Banda Aceh, yang menyoroti ketahanan kota, kekuatan fiskal, serta kolaborasi antardaerah di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan perkotaan.
Dalam forum bertema “Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat” tersebut, Tito hadir sebagai keynote speaker dan mengingatkan bahwa laju urbanisasi di Indonesia terus meningkat. Ia menyebut sekitar 56 persen penduduk kini tinggal di wilayah perkotaan, sementara 44 persen masih berada di desa, sehingga keseimbangan pembangunan menjadi kunci agar urbanisasi tidak memicu persoalan baru seperti kepadatan, tekanan layanan publik, hingga penurunan kualitas lingkungan.
“Kota yang bagus adalah kota yang memiliki desain tata ruang yang baik, memperbanyak ruang hijau, dan ramah bagi pejalan kaki, karena itu akan menunjang kualitas hidup masyarakat,” ujar Tito.
Ia menegaskan, pemerintah daerah harus konsisten dalam merancang tata ruang yang terencana dan berkelanjutan. Pembangunan kawasan komersial, menurutnya, tidak boleh mengabaikan kualitas lingkungan, termasuk penyediaan ruang terbuka hijau dan fasilitas ramah pejalan kaki sebagai indikator kota yang sehat dan layak huni.
Selain itu, Tito juga mengingatkan pentingnya integritas kepala daerah dalam setiap kebijakan. Ia meminta pemerintah daerah menghindari praktik korupsi dan pemborosan anggaran, serta tetap fokus menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi di tengah ketidakpastian global karena berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat dan ketahanan ekonomi daerah.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan surat pernyataan kesediaan bantuan keuangan dari Pemerintah Kota Medan dan Pemerintah Kota Pematang Siantar kepada Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Bener Meriah. Dukungan tersebut menjadi bagian dari solidaritas antardaerah dalam membantu wilayah terdampak bencana, termasuk upaya pemulihan di Aceh Tamiang yang sebelumnya dilanda bencana banjir.
Usai kegiatan, Mendagri bersama Wakil Gubernur Aceh melanjutkan kunjungan ke Masjid Raya Baiturrahman. Dalam kunjungan tersebut, Tito menyerahkan bantuan operasional berupa satu unit Toyota Hiace kepada pengurus masjid untuk mendukung mobilitas pelayanan jamaah serta kegiatan sosial keagamaan di pusat syiar Islam kebanggaan masyarakat Aceh itu.
(Kamalruzamal)


