-->

TERKINI

Gubernur DKI Hadiri Silaturahmi dan Berbuka Puasa bersama Jajaran Bapenda

lampumerahnews
Sabtu, 14 Maret 2026, 13.02 WIB Last Updated 2026-03-14T06:03:06Z

 

Lampumerahnews.id 


Jakarta-Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersilaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta di Ruang Serbaguna Lantai 2 Gedung Dinas Teknis Abdul Muis, Jalan Abdul Muis Nomor 66, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/03/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta optimistis target pendapatan daerah pada 2026 dapat tercapai meski di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari wali kota, camat, hingga lurah yang terus mendukung upaya optimalisasi pendapatan daerah.


“Pada tahun-tahun yang tidak mudah seperti 2025 kemarin, alhamdulillah pendapatan DKI Jakarta dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain relatif masih jauh lebih baik. Hal ini menunjukkan kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah yang terus berupaya menjaga penerimaan daerah tetap stabil,” ujarnya.


Gubernur Pramono juga mengingatkan seluruh jajaran agar tidak mengendurkan kinerja pada 2026. Ia menyebut kondisi geopolitik global serta potensi krisis energi dapat berdampak terhadap perekonomian nasional maupun daerah. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta harus terus melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan pendapatan daerah.


“Salah satu langkah yang ditempuh adalah membuka peluang skema pembiayaan kreatif atau creative financing. Pada 2026, kondisi geopolitik global memang tidak sedang baik-baik saja. Cepat atau lambat, persoalan energi dan konflik global akan memengaruhi berbagai negara, sehingga kita harus tetap bekerja keras agar target pendapatan daerah Jakarta tetap tercapai,” ungkapnya.


Di ranah fasilitas publik, Gubernur Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta mulai membangun sejumlah fasilitas tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Langkah tersebut menjadi salah satu strategi untuk memperluas sumber pembiayaan pembangunan.


Di sisi lain, perekonomian Jakarta masih menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi Jakarta yang berada di atas rata-rata nasional.


“Pertumbuhan ekonomi Jakarta tahun lalu mencapai 5,21 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,11 persen. Selain itu, kontribusi Jakarta terhadap PDB nasional juga mencapai sekitar 16,61 persen,” urainya.


Lebih lanjut, Gubernur Pramono menjelaskan pendapatan daerah, khususnya pajak daerah, merupakan sumber utama pembiayaan pembangunan Jakarta. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah terus menjaga kinerja pemungutan pajak secara optimal.

 

“Kita harus memastikan bahwa program-program yang berkaitan dengan kebutuhan utama masyarakat tetap terjaga. Dengan kerja sama yang kuat, kita dapat menjaga penerimaan daerah sekaligus memastikan pembangunan kota berjalan dengan baik,” jelasnya.


Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta, Lusiana Herawati, menegaskan seluruh jajaran pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendukung penerimaan daerah. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan pajak daerah tidak hanya bergantung pada Bapenda, tetapi juga dukungan dari berbagai perangkat daerah di tingkat wilayah.


“Mungkin ada yang bertanya mengapa seluruh lurah, camat, dan wali kota kami kumpulkan dalam kesempatan ini. Hal itu karena dalam pemungutan pajak daerah, Bapenda tidak bekerja sendiri, melainkan didukung penuh oleh berbagai perangkat daerah lainnya,” ujar Lusiana.


(kipray)

Komentar

Tampilkan

Terkini