-->

TERKINI

Operasi PEKAT Minol Terus Digencarkan Selama Ramadan, Satpol PP Koja Ajak Warga Jaga Ketertiban dan Kekhusyukan Ibadah

lampumerahnews
Sabtu, 21 Februari 2026, 17.33 WIB Last Updated 2026-02-21T10:33:59Z

 Lampumerahnews.id 


Jakarta – Operasi pengawasan dan pengendalian peredaran serta penjualan minuman beralkohol tanpa izin terus dilakukan secara intensif oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Koja di wilayah Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara.jum'at (20/02/2026)


Kegiatan ini semakin diperkuat selama bulan suci Ramadan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum dan menghormati kekhusyukan umat Muslim dalam menjalankan ibadah.


Kegiatan Operasi Penyakit Masyarakat (PEKAT) dengan sasaran peredaran minuman beralkohol (minol) dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Koja.


Operasi ini menyasar sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi peredaran dan penjualan minuman beralkohol tanpa izin di wilayah Kecamatan Koja.


Dalam pelaksanaannya, operasi melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari para Kasatpol PP Kelurahan se-Kecamatan Koja, serta bersinergi dengan unsur TNI dan Polri.


Kolaborasi lintas unsur ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya selama Ramadan.


Sejumlah barang bukti berupa minuman beralkohol tanpa izin berhasil diamankan untuk proses pendataan dan penindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penindakan dilakukan secara humanis dan profesional dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada para pelaku usaha.


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan, Koja, nopri, menegaskan bahwa operasi ini akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan, terlebih pada bulan Ramadan seperti saat ini. Hal tersebut diperlukan sebagai bentuk upaya bersama dalam menjaga lingkungan dari hal-hal yang dapat mengganggu ketenteraman dan kekhusyukan saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah di bulan suci.pungkasnya


Selain penertiban peredaran minuman beralkohol, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan melalui optimalisasi pelaksanaan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di masing-masing wilayah. Warga diminta berkoordinasi melalui pengurus RT dan RW guna memperkuat pengawasan lingkungan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas.


Beberapa potensi gangguan yang menjadi perhatian antara lain aksi tawuran remaja, balap liar, serta kegiatan Sahur On The Road yang berpotensi menimbulkan kerawanan apabila tidak dikelola dengan baik.


Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat memicu konflik atau keributan dengan dalih kebersamaan.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Jakarta, khususnya wilayah Koja, agar tetap aman, tertib, dan kondusif selama bulan Ramadan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan harmonis,” ujar Kepala Satpol PP Kecamatan Koja.


Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah terpantau dalam keadaan tertib, aman, dan kondusif. Operasi PEKAT (Minol) di wilayah Kecamatan Koja berjalan dengan lancar berkat koordinasi yang baik antara Satpol PP, unsur TNI, dan Polri, serta dukungan masyarakat setempat.


Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, sekaligus menekan peredaran minuman beralkohol tanpa izin yang berpotensi menimbulkan gangguan sosial.


Dengan langkah tegas namun humanis, diharapkan upaya ini mampu menciptakan suasana Ramadan yang damai, aman, dan penuh kekhusyukan bagi seluruh warga. Pemerintah dan masyarakat pun diharapkan terus bersinergi dalam semangat kebersamaan untuk “Jaga Jakarta” demi terciptanya lingkungan yang tertib dan harmonis.


(kipray)

Komentar

Tampilkan

Terkini