-->

TERKINI

Keren Siswa SMA Yapis Buka Lapak War Takjil, Semarakkan Ramadhan

lampumerahnews
Senin, 23 Februari 2026, 20.04 WIB Last Updated 2026-02-23T13:04:23Z

Lampumerahnews.id


Merauke –. Di tengah riuhnya fenomena “war takjil” di kawasan Taman Mandala, sosok Muhammad Renaldyan F. mencuri perhatian para pemburu kuliner berbuka puasa. Siswa SMA Yapis 1 Merauke yang akrab disapa Aldy ini tak sekadar menghabiskan waktu menunggu beduk magrib, melainkan sibuk berjibaku melayani pesanan pelanggan yang menyerbu lapaknya sejak siang hari, Senin (23/02/2026).


Matahari Merauke masih terasa menyengat saat Aldy mulai menata dagangannya pada pukul 13.00 WIT. Keringat yang mengucur di pelipis tak melunturkan senyum ramahnya saat membungkus satu per satu kue dan minuman segar. Baginya, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi momentum untuk mengasah kemandirian yang telah ia pupuk sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).


Lapak kuliner Aldy menawarkan variasi menu yang lengkap, mulai dari kudapan manis tradisional hingga makanan berat. Pengunjung bisa menemukan Kue Barongko, Katrisalan, hingga gorengan renyah seperti Bakwan Udang dan Risol Mayo. Tak hanya itu, ia juga menyediakan pilihan menu utama seperti Sop Tulang, Ikan Bakar, dan Ayam Bakar bagi warga yang ingin mencari lauk pauk praktis.

“Ini ada beberapa kue yang saya buat sendiri dengan tangan sendiri, dan ada juga beberapa yang memang titipan warga,” ungkap Muhammad Renaldyan F. di sela kesibukannya saat bertemu awak media, Senin (23/02/2026).


Strategi berjualan Aldy pun cukup cerdik. Meski fokus pada menu takjil, ia memilih tetap membuka lapaknya hingga pukul 21.00 WIT. Hal ini ia lakukan untuk mengakomodasi kebutuhan warga yang sering mencari makanan berat selepas waktu berbuka atau sepulang salat Tarawih. Pilihan minumannya pun beragam, mulai dari Es Pisang Ijo yang legendaris, Es Sirsak, Es Alpukat, hingga berbagai varian jus buah segar.


Sambil membantu orang tuanya, Aldy tampak cekatan meracik pesanan. Kehadirannya di depan jalan Taman Mandala memberikan warna tersendiri bagi dinamika ekonomi lokal di Merauke. Di saat remaja lain mungkin memilih bersantai, Aldy memilih jalur mandiri dengan memanfaatkan peluang ekonomi di bulan suci.


Kisah Aldy menjadi potret nyata bahwa usia muda bukan penghalang untuk memiliki mentalitas pengusaha. Ketekunan dan kegigihannya melayani pelanggan di tengah suasana puasa menjadi cerminan semangat pemuda yang produktif.


Bagi Anda yang sedang melakukan tradisi ngabuburit di Merauke, lapak Aldy di Taman Mandala bisa menjadi pilihan tepat untuk berburu hidangan berbuka yang menggugah selera. 



(Rizki)

Komentar

Tampilkan

Terkini