-->

TERKINI

Bupati Armia Hadiri Pembukaan Manasik Haji 1447 H di Aceh Tamiang

lampumerahnews
Minggu, 08 Februari 2026, 13.04 WIB Last Updated 2026-02-08T06:04:33Z

Lampumerahnews.id


Aceh Tamiang — Di tengah proses pemulihan pascabencana banjir bandang, Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH menghadiri pembukaan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi tingkat kabupaten dan kecamatan Tahun 1447 Hijriah/2026 M di Aula Al-Ikhwan Kementerian Agama, Sabtu (7/2/2026), sebagai bagian dari pembekalan awal 151 Calon Jamaah Haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci pada musim haji 2026.


Kegiatan manasik ini dirancang untuk membekali jamaah dengan pemahaman teknis dan spiritual, melatih kesiapan fisik serta mental, sekaligus memperdalam pemahaman rukun, wajib, dan larangan haji agar ibadah dapat dilaksanakan secara sah, tertib, dan mencapai kemabruran.


Dalam sambutannya, Bupati Armia menekankan bahwa kesempatan berhaji bukan semata soal kemampuan materi, melainkan panggilan langsung dari Allah SWT.


“Allah tidak memanggil orang yang mampu, tetapi Allah memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya untuk datang ke Baitullah. Saudara-saudara sekalian adalah orang-orang yang terpilih,” ujar Armia.


Ia mengaitkan pelaksanaan manasik dengan kondisi Aceh Tamiang yang baru saja dilanda banjir bandang. Menurutnya, kehadiran para calon jamaah di tengah situasi tersebut menjadi bukti bahwa panggilan ibadah tidak pernah terhalang oleh ujian apa pun.


“Di tengah lelahnya raga kita memulihkan keadaan pascabencana, Allah tetap menggerakkan langkah Bapak dan Ibu untuk hadir di sini. Ini bukti bahwa panggilan ke Baitullah tidak bisa dihalangi, termasuk oleh musibah banjir yang baru kita lalui,” katanya.


Lebih lanjut, Armia menyampaikan bahwa ibadah haji menuntut kesiapan mental, fisik, dan spiritual yang matang. Ia mengajak jamaah memaknai bencana banjir sebagai bagian dari latihan kesabaran dan keikhlasan.


“Anggaplah banjir kemarin sebagai latihan awal dari Allah. Ibadah haji membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan, sebagaimana kita bersabar saat menghadapi musibah,” ucapnya.


Pada kesempatan itu, Bupati juga memohon agar para calon jamaah menjadi duta doa bagi Aceh Tamiang selama berada di Tanah Suci, mendoakan keselamatan, pemulihan daerah, serta keberkahan bagi Bumi Muda Sedia. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membenahi Aceh Tamiang secara tuntas pascabencana.


“Semoga Allah mengganti setiap kehilangan dengan kebaikan yang berlipat, menguatkan yang lemah, dan memudahkan seluruh rangkaian ibadah hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya.


Diketahui, sebanyak 151 Calon Jamaah Haji Aceh Tamiang tergabung dalam gelombang kedua dan akan berangkat bersama jamaah dari Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. Seluruh jamaah dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci pada Mei 2026.


 (Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini