Lampumerahnews.id
Jakarta - Secara swadaya dan memanfaatkan hasil limbah, Kebun Oranye dan Aviari Kelurahan Marunda tampil mempesona hingga mempercantik lingkungan Kantor Lurah Marunda. Lahan kosong seluas 400-500 m2 yang sebelumnya sebagai tempat penumpukan barang-barang kini berubah drastis menjadi kawasan agrowisata.
Selain terdapat beragam jenis tanaman hias, produktif, dan tanaman obat keluarga, kebun kebanggaan warga Marunda tersebut juga dilengkapi dengan aviari, vertical garden, kolam ikan, dan kandang kelinci. Konsep agrowisata pun melekat erat dalam pembangunan Kebun Oranye dan Aviari Kelurahan Marunda.
"Semua ini dapat terwujud dari hasil kolaborasi dengan teman-teman ASN, PPSU, dan unsur terkait di wilayah Kelurahan Marunda. Ini masih belum final karena akan terus berkembang lagi sampai tidak ada tanah kosong yang tidak dimanfaatkan," ungkap Lurah Marunda, Victor Hotma Parulian Deo saat ditemui di Kantor Lurah Marunda, Selasa (6/1).
Secara perlahan namun pasti dan diperkuat dengan dukungan dari semua pihak akhirnya rencana pemanfaatan lahan kosong menjadi Kebun Oranye dan Aviari Kelurahan Marunda dapat terealisasi pada Oktober 2025 dengan mengedepankan gotong royong.
Untuk mendukung proses pembangunan yang ramah lingkungan, bahan-bahan yang digunakan pun berasal dari hasil limbah yang sudah tidak terpakai seperti kayu, besi, ban, keramik sisa pembongkaran rusun marunda blok c, dan lain-lain. Termasuk memanfaatkan lumpur saluran yang dipadukan dengan tanah merah untuk menguruk lahan yang akan ditanami.
"Kita akan terus rapikan dan tata semua lahan yang ada di area Kantor Lurah Marunda untuk menjadi tempat yang nyaman dan bermanfaat bagi semua. Harapannya, bagaimana lahan pemerintah ini tidah hanya dilihat dari sisi birokrasinya saja melainkan juga bisa menjadi tempat edukasi, ketahanan pangan, laboratorium PKK, dan agrowisata," tutur Victor.
Secara bertahap, pihaknya akan mulai menata area Kantor Lurah Marunda. "Nanti, kita kembangkan lagi ke sisi sebelah pospol sampai pintu masuk kelurahan biar lebih hijau, rapi, dan tertata. Termasuk di area perpustakaan akan kita ramaikan kembali," pungkasnya.


