Lampumerahnews.id
Jakarta, – Linda Susanti memberikan tanggapan keras usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara mengenai pelaporannya terhadap seorang penyidik ke Bareskrim Polri.
Dilansir dari laman detiknews.com KPK sebelumnya menyebut bahwa ada dokumen yang dari berita acara penyitaan diduga dipalsukan oleh oknum - oknum tertentu. Menurut Linda, pernyataan itu justru membuktikan bahwa selama ini Linda dipermainkan oleh oknum penyidik KPK.
“Menurut saya apa yang disampaikan jubir KPK merupakan bukti dan fakta nyata bahwa selama ini saya dipermainkan oleh oknum penyidik," kata Linda
Linda menduga ada oknum pengacara yang secara sengaja mengalirkan informasi keliru kepada pejabat internal KPK, sehingga laporan yang sedang berlangsung justru malah diremehkan.
"Jika ini adalah murni penegakan hukum yang transparan dan mengedepankan keadilan dan kebenaran agar lebih terang benderang seharusnya pihak KPK memanggil saya secara resmi untuk bertemu dengan oknum penyidik tersebut dalam satu meja, agar pihak - pihak KPK yang tidak tau tentang peristiwa ini bisa menilai secara objektif," ujar Linda
Lebih jauh, Linda mengungkap fakta mengejutkan, bahwa sampai hari ini, ia masih mendapat pendekatan informal dari oknum penyidik KPK. Menurutnya, penyidik tersebut beberapa kali mencoba mengajak bertemu di luar lingkungan resmi lembaga antikorupsi itu.
“Sampai sekarang masih ada penyidik KPK yang mencoba menghubungi saya untuk bertemu di luar kantor. Ini bukti ada sesuatu yang tidak beres. Proses hukum itu harus transparan, bukan dilakukan lewat jalur-jalur gelap,” ungkap Linda.
Linda menegaskan bahwa pelaporannya ke Bareskrim bukan tanpa dasar. Ia mengaku memiliki bukti dugaan penyimpangan prosedur dalam penyidikan dan penyitaan aset miliknya, termasuk ketidaksesuaian dokumen Berita Acara, hingga dugaan manipulasi yang dinilai merugikan dirinya harus diusut tuntas secara serius.
“Saya mendapatkan dokumen tersebut dalam bentuk file pdf yang dikirimkan langsung oleh penyidik KPK melalui pesan whatsapp, dan ada pendekatan-pendekatan tidak resmi. Itu semua harus diusut," kata Linda
Linda juga mendesak agar KPK melakukan penegakan hukum secara transparan. Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan internal terhadap oknum penyidik dan pihak luar yang diduga mempengaruhi objektivitas lembaga antikorupsi itu.
“Kalau memang KPK bersih dan independen, mereka harus berani memanggil saya (konfrontir), jangan hanya mendengar sepihak tapi menutup mata terhadap peristiwa yang sudah terjadi, dan dalam waktu dekat saya akan melaporkan perkara ini ke Dewas KPK," tutup Linda.


