-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIBqT-OUa9jEiq7Y9uWvEHU21SukZMSTRfLaLx0KdplJ_yfjH-i7OPr8bce05ALbCWpWjujNUD4MVagpNnbneabAIH3qHmMkP-uGzdd_my4I7drwKvgG1F_ZM7b6R7CieebuQjCxQJ8TI3mYiVWyF-TSJ7KX9lE3xDHHZlwljYMKhxPV41s9zoOtqn0Tk/s1350/1001703115.png"

Menjaga kerukunan beragama Bupati gekar sosialisasi kerukunan antar umat beragama

lampumerahnews
Kamis, 28 Agustus 2025, 15.21 WIB Last Updated 2025-08-28T08:22:15Z


Lampumerahnews.id

Kepulauan seribu- Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, secara resmi membuka kegiatan sosialisasi peningkatan kerukunan umat beragama yang digelar di Ruang Pola, Kantor Kabupaten Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Kamis (28/8/2025). Kegiatan ini diinisiasi oleh Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Seribu.


Dalam sambutannya, Bupati Fadjar menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama, dan menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

 

“Terima kasih kepada semua yang hadir hari ini. Jika kerukunan terbentuk, maka kehidupan sosial kita tidak akan ada hambatan. Kita bisa saling memahami karakter individu. Alhamdulillah, di Kepulauan Seribu 99,9 persen penduduknya beragama Islam, namun jika ada minoritas non-Muslim, kita wajib menjaga toleransi, saling menghormati, dan menghargai,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Suban Kesbangpol Kepulauan Seribu, Achmad Yani Rivai Yusup, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran bersama dalam memelihara kerukunan antarumat beragama.


“Sosialisasi ini menjadi wadah untuk membangun silaturahmi, memupuk persaudaraan, dan menumbuhkan nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat di wilayah Kepulauan Seribu,” kata Yani.


Acara ini dihadiri oleh Camat Kepulauan Seribu Utara, perwakilan DWP Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, Tim Penggerak PKK Kabupaten, Kementerian Agama Kepulauan Seribu, PPI Kepulauan Seribu, serta sejumlah organisasi keagamaan.


Salah satu peserta dari organisasi keagamaan, Ibrahim, yang mewakili PC Muhammadiyah, menilai kegiatan ini sangat bermanfaat.


“Kegiatan ini sangat baik dan penting untuk meningkatkan kepedulian tentang arti kerukunan. Kami berharap ini menjadi langkah awal kerja sama antar lembaga keagamaan dalam mewujudkan toleransi di Kepulauan Seribu,” pungkasnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini