-->

TERKINI

Tri Adhianto Tekankan Pentingnya Empati dan Semangat Patriotisme di Hari Sumpah Pemuda

lampumerahnews
Kamis, 29 Oktober 2026, 20.56 WIB Last Updated 2026-10-29T13:56:37Z

Lampumerahnews.id

BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengajak generasi muda untuk memperkuat karakter, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menunjukkan semangat patriotisme melalui tindakan nyata. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Rabu (28/10/2026).


Upacara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran perangkat daerah, TNI-Polri, instansi vertikal, pimpinan BUMD, serta tokoh masyarakat.


Dalam sambutannya, Tri mengingatkan bahwa ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 menjadi bukti pentingnya persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Semangat tersebut, menurutnya, perlu terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama oleh generasi penerus.


Ia menilai, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari kemajuan infrastruktur dan teknologi. Kualitas sumber daya manusia juga ditentukan oleh karakter, rasa cinta terhadap Tanah Air, serta kemampuan memahami kondisi dan kesulitan orang lain.


“Generasi masa depan harus memiliki jiwa patriotik, gigih, dan berempati. Patriotik berarti mencintai Indonesia melalui pengabdian dan tindakan nyata. Gigih berarti tidak mudah menyerah menghadapi kesulitan, sedangkan berempati berarti peduli terhadap keadaan dan kesulitan orang lain,” ujar Tri.


Tri juga mendorong para pemuda di Kota Bekasi agar tidak ragu mengembangkan potensi diri melalui pendidikan, kreativitas, dan berbagai karya yang bermanfaat bagi masyarakat.


Menurutnya, keberanian mengambil peran dalam pembangunan harus diimbangi dengan sikap rendah hati dan kesediaan melayani kepentingan bersama.


“Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Jadikan setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia,” tambahnya.


Ia berharap peringatan Sumpah Pemuda tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi generasi muda untuk menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan berpartisipasi aktif dalam membangun daerah.


(Halizzah)

Komentar

Tampilkan

Terkini