Lampumerahnews.id
BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mendorong kemudahan akses informasi bagi masyarakat melalui inovasi Patriot Single Window (PSW) yang terintegrasi dengan layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Inovasi tersebut dipresentasikan Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, dalam agenda presentasi dan wawancara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik di Bandung.
Dalam pemaparannya, Abdul Harris menjelaskan bahwa penggabungan akses PSW dengan website PPID menjadi bagian dari transformasi digital untuk menyederhanakan pelayanan informasi.
Menurutnya, digitalisasi pelayanan pemerintah harus berorientasi pada manfaat yang dirasakan langsung oleh warga. Karena itu, integrasi berbagai layanan menjadi salah satu upaya untuk mengurangi kendala dalam pencarian informasi publik.
“Transformasi digital harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui Patriot Single Window yang terintegrasi dengan layanan PPID, kami ingin menghadirkan akses informasi publik yang lebih mudah, sederhana, transparan, dan tidak terfragmentasi. Masyarakat harus dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan melalui layanan yang semakin praktis dan terhubung,” ujar Abdul Harris Bobihoe.
Ia juga menekankan bahwa keterbukaan informasi tidak sebatas memenuhi kewajiban administratif pemerintah. Menurutnya, penyediaan informasi yang mudah dijangkau merupakan bagian dari akuntabilitas pemerintah kepada masyarakat.
“Bagi Pemerintah Kota Bekasi, keterbukaan informasi bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan wujud akuntabilitas dan kepercayaan kepada masyarakat. Karena itu, inovasi digital harus terus dikembangkan agar pelayanan publik semakin efektif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan warga,” tambahnya.
Kegiatan Monev tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Bekasi bersama jajaran terkait. Forum ini menjadi kesempatan bagi Pemkot Bekasi untuk memaparkan pengembangan layanan informasi sekaligus memperkuat komitmen perangkat daerah dalam menyediakan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
(Halizza)


