-->

TERKINI

Kapolres Aceh Tamiang Ingatkan Pelajar Tertib Berlalu Lintas dan Tolak Tawuran

lampumerahnews
Senin, 19 Oktober 2026, 17.21 WIB Last Updated 2026-10-19T10:21:51Z

 Lampumerahnews.id

ACEH TAMIANG – Kedisiplinan berlalu lintas dan pencegahan tawuran antar pelajar menjadi pesan utama Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari saat menjadi pembina upacara bendera di SMK Negeri 2 Karang Baru, Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Senin (19/10/2026).


Pesan tersebut disampaikan melalui program Polisi Peduli Pendidikan yang bertujuan menanamkan kesadaran hukum, membangun karakter, dan mendekatkan kepolisian dengan lingkungan sekolah.


Dalam amanatnya, Robby mengingatkan para siswa agar menaati peraturan perundang-undangan, terutama ketentuan berlalu lintas. Para pelajar juga diimbau berkendara sesuai aturan dan menghindari tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Selain keselamatan berlalu lintas, Kapolres menyoroti tawuran antarpelajar yang dapat menimbulkan kerugian, baik bagi siswa yang terlibat maupun orang lain. Ia berharap para pelajar mampu mengendalikan diri, menjaga pergaulan, dan menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan.


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB tersebut merupakan bagian dari implementasi program Quick Wins Kapolri untuk memperkuat kedekatan Polri dengan dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kesadaran hukum di kalangan generasi muda.


Robby berharap siswa SMKN 2 Karang Baru tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berkarakter, serta mampu mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.


Upacara tersebut dihadiri perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tamiang, Taufik Hidayat, S.Pd., Kepala SMKN 2 Karang Baru Rajuddin, S.Pd., M.Pd., para pejabat utama Polres Aceh Tamiang, dewan guru, serta siswa-siswi.


Program Polisi Peduli Pendidikan juga dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Polsek jajaran Polres Aceh Tamiang di wilayah hukum masing-masing.


Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pendekatan kepolisian kepada pelajar melalui lingkungan sekolah. Upaya membangun kedisiplinan dan mencegah kekerasan di kalangan remaja membutuhkan keterlibatan bersama antara sekolah, keluarga, kepolisian, dan masyarakat agar pesan yang disampaikan tidak berhenti pada kegiatan upacara.


(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini