Lampumerahnews.id
BALI — Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri Acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Jawa-Bali yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Jumat (28/8) malam.
Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat mengevaluasi sekaligus memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan pelayanan dasar yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam acara tersebut, Abdul Harris Bobihoe mengikuti rangkaian kegiatan dan mendengarkan arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian setelah prosesi penyerahan penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah.
4 Kategori Penghargaan
Penghargaan yang diberikan mencakup empat kategori utama:
1. Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri
2. Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan
3. Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
4. Implementasi Program 3 Juta Rumah
Menurut Kemendagri, pemberian penghargaan tidak hanya untuk mengapresiasi capaian kinerja. Ajang ini juga dirancang sebagai wadah memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga terkait.
“Penyelenggaraan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi tidak hanya dimaksudkan sebagai kegiatan pemberian penghargaan. Ajang ini juga menjadi ruang kolaborasi antara Kemendagri dan kementerian serta lembaga lain untuk mendorong pencapaian target pembangunan di daerah,” ujar Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Dorongan untuk Inovasi dan Pelayanan Publik
Kemendagri membuka kesempatan bagi kementerian dan lembaga lain untuk memanfaatkan ajang tersebut dalam memberikan dukungan maupun penghargaan sesuai program dan bidang masing-masing.
Penilaian kinerja pemerintah daerah juga dilakukan dengan pendekatan kolaboratif. Tidak hanya melihat aspek administratif, tetapi juga mempertimbangkan hasil nyata yang dirasakan masyarakat.
“Pemerintah daerah tidak hanya dinilai dari kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah pusat, tapi juga berdasarkan capaian konkret serta inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Dengan demikian, kegiatan apresiasi diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan agenda pembangunan, serta mendorong terciptanya pemerintahan daerah yang responsif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
Keterlibatan pemerintah daerah dalam kegiatan regional Jawa-Bali juga menjadi bagian dari upaya pertukaran pengalaman mengenai praktik pelayanan publik dan inovasi pembangunan. Melalui forum ini, pemerintah daerah diharapkan dapat saling belajar mengenai kebijakan dan strategi yang telah diterapkan untuk menjawab persoalan masyarakat.


