Lampumerahnews.id
SUKABUMI – Deretan perempuan pekerja migran purna di Kampung Muara, Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi kini terampil mengolah hasil kolam menjadi aneka kuliner siap saji, Rabu, (12/8/2026). Lewat program Mindshift 5: Kreasi Wargi, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) IPB University mengarahkan warga setempat untuk memproduksi olahan pangan bernilai ekonomi tinggi.
Langkah ini menandai babak baru setelah para peserta tuntas mempelajari teknik budidaya Integrated Multi-Trophic Aquaculture (IMTA) pada tahapan sebelumnya. Fokus kini bergeser dari urusan kolam ke ruang produksi. Warga tidak hanya diajarkan cara memanen, tetapi juga dipacu untuk menciptakan produk olahan yang berdaya saing di pasar.
Sesi pembekalan dimulai dengan materi dasar mengenai keamanan pangan, mutu komoditas, hingga teknik pengemasan yang higienis. Fasilitator kemudian mendemonstrasikan tahapan pembuatan patty burger dari bahan baku daging fillet lele. Seluruh alur kerja diperagakan langsung, mulai dari pemisahan duri, penimbangan bumbu, pencetakan adonan, sampai proses pengemasan akhir.
Memasuki sesi praktik, peserta berpencar ke dalam tiga kelompok. Selain diwajibkan mencetak burger fillet lele sebagai menu utama, masing-masing kelompok ditantang meracik hidangan inovatif lain.
Kreativitas peserta langsung teruji di meja masak. Kelompok pertama menyuguhkan lele krispi berbalut saus asam manis. Kelompok kedua memadukan pecel lele dengan gurihnya nasi liwet. Sementara itu, kelompok ketiga memilih menyajikan pepes lele berpadu sambal ijo segar.
Guna menjaga kelangsungan usaha ke depan, tim pendamping bersama warga menyusun lembar resep dan standar operasional produksi. Dokumentasi ini disiapkan agar mutu, takaran rasa, dan kebersihan produk tetap stabil setiap kali diproduksi massal.
Pelatihan diakhiri dengan uji organoleptik bersama. Seluruh hidangan dinilai dari segi tekstur, cita rasa, kebersihan, hingga kerapian kemasan sebagai bahan evaluasi kelompok sebelum resmi dilepas ke pasar mandiri.
(Rizki)


