Lampumerahnews.id
JAKARTA — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Yayasan Darul Amanah, Jalan Pulo Besar No. 18, RT 05/RW 011, Kelurahan Sunter Jaya, Jakarta Utara, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 600 jamaah yang terdiri dari kaum bapak dan ibu, serta sejumlah unsur pemerintahan, tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Peringatan Maulid Nabi tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga ukhuwah Islamiyah. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan keagamaan ini diharapkan dapat terus memperkuat persatuan dan kerukunan warga di lingkungan RT 05/RW 011.
Sejumlah unsur Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Lurah Sunter Jaya beserta jajaran serta perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. Muklis, Kabag Kesra Kota Administrasi Jakarta Utara, hadir mewakili Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara.
Rangkaian kegiatan diisi dengan tausiah dan ceramah keagamaan dari sejumlah ulama, di antaranya Habib Sarif Ahmad bin Jindan, Habib Hasim bin Soleh Al Hamid dari Tanggul, Jember, serta KH. Munawir Asli. Ceramah tersebut menjadi bagian penting dalam mengingat kembali perjuangan, akhlak dan keteladanan Nabi Muhammad SAW untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus mantan Ketua RW, H. Bawi, saat diwawancarai awak media di lokasi kegiatan keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW, menyampaikan bahwa peringatan tersebut merupakan momentum untuk mengenang sekaligus mengambil pelajaran dari keteladanan Rasulullah SAW.
“Maulid Nabi Muhammad SAW ini untuk mengenang keteladanan beliau. Kita sebagai umat harus bisa mencontoh keteladanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Bawi.
Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan Nabi Muhammad SAW sangat penting untuk terus dijaga, terutama dalam membangun hubungan baik antarsesama dan memperkuat persatuan umat. Peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan rutin setiap tahun, tetapi juga dapat memberikan pengaruh positif terhadap kehidupan masyarakat.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, peringatan Maulid Nabi tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarwarga. Ratusan jamaah yang hadir bersama-sama mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh kekhidmatan, sehingga suasana persaudaraan dan kekeluargaan begitu terasa.
Kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan antara masyarakat, tokoh agama dan unsur pemerintahan. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terjaga sehingga kehidupan bermasyarakat di wilayah Sunter Jaya semakin rukun dan harmonis.
Dengan dihadiri lebih dari 600 jamaah, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Darul Amanah menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW. Semangat tersebut diharapkan dapat terus diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjaga persatuan, kerukunan dan kepedulian terhadap sesama.
(kipray)


