-->

TERKINI

Kolaborasi Pemkab, Yayasan Al-Maghfirah dan BPJS Dorong Pemulihan Ekonomi Warga Aceh Tamiang

lampumerahnews
Selasa, 11 Agustus 2026, 16.52 WIB Last Updated 2026-08-11T09:52:48Z

 

Lampumerahnews.id

ACEH TAMIANG – Pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang didorong melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Yayasan Al-Maghfirah dan BPJS Ketenagakerjaan.


Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran peralatan usaha sekaligus perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi warga terdampak. Bantuan diserahkan di Aula Setdakab Aceh Tamiang, Selasa (11/8/2026).


Sebanyak 35 nelayan menerima 500 unit bubu kepiting, 100 pelaku UMKM kuliner mendapat rice cooker, serta 16 penjahit lokal menerima mesin jahit. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu penerima kembali menjalankan usaha dan memulihkan mata pencaharian keluarga setelah terdampak bencana.


Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, meminta bantuan dimanfaatkan secara produktif dan tidak digunakan untuk kebutuhan konsumtif. Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya membutuhkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga dukungan langsung bagi sektor usaha mikro dan kecil agar masyarakat dapat kembali mandiri.


"Selain peralatan usaha, seluruh penerima manfaat juga didaftarkan dalam program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan iuran Rp16.800 per bulan. Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Langsa, Eriadi, menyebut perlindungan tersebut mencakup biaya perawatan akibat kecelakaan kerja, penggantian penghasilan selama masa perawatan hingga santunan duka."pungkas Armia


Perwakilan Yayasan Al-Maghfirah, Ari Kuswanda, menyampaikan bahwa peralatan usaha dan dana perlindungan tersebut bersumber dari pengelolaan zakat, infak dan sedekah keluarga besar BPJS Ketenagakerjaan yang dialokasikan khusus bagi warga terdampak bencana di Aceh Tamiang.


Melalui kolaborasi tersebut, bantuan diarahkan bukan hanya untuk membantu warga kembali berusaha, tetapi juga memberikan perlindungan sosial saat mereka kembali menjalankan aktivitas pekerjaan.


(tz)

Komentar

Tampilkan

Terkini