Lampumerahnews.id
JAKARTA - Untuk pertama kalinya, Kementerian Agama Kota Jakarta Utara menggelar North Jakarta Madrasah Competition (nJMC) 2026. Meski baru, ajang ini langsung menyedot 1.350 peserta dari MI, MTs, dan MA se-Jakarta Utara.
Pembukaan berlangsung meriah di halaman Kantor Kemenag Jakarta Utara, Selasa 28 Juli 2026 dan akan diagendakan dua tahun sekali.
Kehadiran nJMC bukan tanpa alasan. Ini menjadi langkah awal Kemenag Jakut untuk membangun ekosistem kompetisi yang berkelanjutan bagi madrasah.
"Kegiatan ini terinspirasi dari Jakarta Madrasah Competition tingkat provinsi. Karena kita di Jakarta Utara, kita tambahkan 'North'. Tujuannya membangun citra, mutu, dan kualitas madrasah," jelas Samsurial, M.Pd, Kasi Pendidikan Madrasah sekaligus Ketua Panitia.
Data menunjukkan antusiasme tinggi. "Peserta yang ikut dari MI, MTs dan MA ada di kisaran 70% dari total pendaftar," ungkap Samsudin.
Lebih dari sekadar lomba, nJMC 2026 mengusung tema "Membangun Generasi Muda Yang Religi, Berkualitas dan Kompetitif Menuju Masa Depan Maju, Bermutu dan Mendunia".
"Kewajiban kami adalah menyiapkan event ini agar binaan kami terasah kapasitas dan kompetensinya. Nanti para juara akan kita dorong lagi ke tingkat provinsi dan nasional," lanjutnya.
Samsudin juga menekankan peran guru. "Tetap berkarya, asah terus kompetensi kita. Tujuannya satu: melahirkan generasi yang kita harapkan, terutama menuju Generasi Indonesia Emas 2045," tegasnya.
Acara turut dihadiri Kakanwil Kemenag DKI Jakarta Dr. H. Adib, M.Ag dan Kakankemenag Jakarta Utara H. Mawardi, S.Ag.


