-->

TERKINI

Daeng Wahidin ! RUU Ketenagakerjaan Harus Pro-Buruh

lampumerahnews
Jumat, 31 Juli 2026, 17.38 WIB Last Updated 2026-07-31T10:38:53Z

 

Lampumerahnews.id

JAKARTA - Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia kembali mendatangi DPR RI untuk kedua kalinya. Rombongan pimpinan koalisi mendatangi 4 fraksi di Gedung Nusantara I, dengan titik awal di Fraksi PKS, Kamis (30/7/2026).


Kedatangan ini untuk menyerahkan Hasil Kajian Tim Hukum Draft Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan versi buruh kepada anggota DPR.


"Ini kita sudah berkumpul. Ini kunjungan kedua hari ini dengan 4 fraksi. Para pimpinan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia sudah pada ngumpul," kata salah satu Presidium Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) sekaligus Presiden Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (KBMI) dan Presiden Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), Daeng Wahidin.


"Kini kita sudah di Gedung Nusantara I dan menuju ke Fraksi PKS memenuhi panggilan audensi untuk menyampaikan draft rancangan undang-undang ketenagakerjaan yang baru." Terang Daeng .


Dorong RUU Ketenagakerjaan yang Pro-Buruh


Daeng Wahidin menegaskan Koalisi Besar Buruh datang membawa draft RUU Naker yang berpihak kepada buruh Indonesia. Menurutnya, revisi UU Ciptaker harus mengutamakan kesejahteraan, kepastian kerja, dan perlindungan bagi pekerja.


"Draft RUU Naker yang di rancang bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) bertujuan untuk kesejahteraan buruh Indonesia. Kami ingin RUU Ketenagakerjaan yang baru nanti, ke depan benar-benar melindungi hak-hak buruh, bukan justru merugikan," tegasnya.


Ia menyebut draft yang diusulkan koalisi memuat poin-poin penting seperti penguatan jaminan sosial, kepastian kerja, upah layak, penghapusan outsourcing, pembatasan sistem kerja kontrak cukup 1 tahun dan pengawasan ketenagakerjaan yang lebih ketat.


"Kami tidak menolak investasi. Tapi investasi harus jalan beriringan dengan kesejahteraan buruh. Jangan sampai UU hanya menguntungkan pengusaha, sementara buruh dikorbankan," sebut Daeng Wahidin.


Turut hadir dalam rombongan sejumlah pimpinan koalisi seperti Andi Gani Nenawea, Bu Sunarti , Bung Hermanto, Hardjono, Bung Abdullah, Ahmad Supriadi, Mirah Sumirah, Arif Minardi, Bung Sunarno, Bung Rusdi, Hermawan, Mukhtar Guntur, Bung Karel, Bung Abdul Hadji, Bung Cipta dan masih banyak para ketua umum Serikat Pekerja yang ikut dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia." Pungkas nya. 


Hingga berita ini diturunkan, koalisi masih menunggu kehadiran perwakilan dari fraksi-fraksi lain untuk menyerahkan draft serupa.

Komentar

Tampilkan

Terkini