-->

TERKINI

Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang, Renovasi MIN 4 Resmi Dimulai

lampumerahnews
Sabtu, 11 April 2026, 16.30 WIB Last Updated 2026-04-11T09:30:54Z

 

Lampumerahnews.id 


Aceh Tamiang—Aktivitas belajar siswa yang sempat terganggu akibat banjir kini mulai dipulihkan, seiring dimulainya renovasi MIN 4 Aceh Tamiang, Kamis (9/4/2026). Program ini ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati Ismail dalam kegiatan kick-off di lingkungan sekolah, sebagai bagian dari sinergi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan Human Initiative untuk mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana.


Kegiatan diawali dengan pengecatan simbolis dinding sekolah oleh Wakil Bupati, menandai dimulainya proses renovasi. Program ini merupakan bentuk kolaborasi lintas pihak dalam memperbaiki sarana pendidikan yang rusak akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tamiang beberapa waktu lalu.


“Atas nama Pemerintah Daerah Aceh Tamiang, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Human Initiative beserta jajaran dan para donatur yang telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program renovasi MIN 4 Aceh Tamiang ini,” ujar Ismail.


Ia menjelaskan, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, khususnya Aceh Tamiang, telah memberikan dampak signifikan terhadap sektor pendidikan, termasuk kerusakan fasilitas sekolah yang menghambat proses belajar mengajar. Kondisi sarana dan prasarana yang belum memadai, menurutnya, berpotensi memengaruhi kenyamanan serta efektivitas kegiatan belajar siswa di Aceh Tamiang.


“MIN 4 Aceh Tamiang merupakan salah satu lembaga pendidikan yang membutuhkan dukungan perbaikan fasilitas. Renovasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi para siswa,” lanjutnya.


Wakil Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam percepatan pemulihan pascabencana, sekaligus menjadikan momentum ini sebagai penguatan sinergi antara pemerintah dan lembaga kemanusiaan di Aceh Tamiang.


Sementara itu, Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati, menyampaikan bahwa pihaknya telah terlibat sejak awal dalam penanganan pascabanjir di Aceh Tamiang melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk BNPB, serta menyalurkan bantuan kebutuhan dasar masyarakat di 10 kecamatan terdampak.


Dalam tahap pemulihan, kata Tomy, pihaknya memprioritaskan tiga kecamatan, yakni Bandar Pusaka, Bendahara, dan Kota Kuala Simpang. Renovasi MIN 4 Aceh Tamiang sendiri merupakan bagian dari kolaborasi dengan program Song of Sumatera yang berfokus pada pemulihan fasilitas pendidikan.


“Pendidikan adalah kunci masa depan. Kami berharap proses renovasi ini dapat selesai sesuai target, sehingga pada bulan Juni mendatang para siswa dapat kembali belajar secara normal di lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.


Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan pendidikan di Aceh Tamiang, sekaligus memperkuat ketahanan sektor pendidikan di daerah rawan bencana, agar proses belajar mengajar tetap berjalan meski menghadapi risiko bencana serupa di masa mendatang.



 (Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini