-->

TERKINI

Kemenhaj: 20 Laporan Penipuan Haji-Umrah Masuk Tiap Hari, Satgas Gandeng Polri Buru Travel Nakal

lampumerahnews
Senin, 20 April 2026, 21.52 WIB Last Updated 2026-04-20T14:52:15Z

 

Lampumerahnews.id 


Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengungkap tingginya angka laporan penipuan terkait penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Setiap hari, instansi tersebut menerima sekitar 15 hingga 20 aduan dari masyarakat, dengan kasus yang paling banyak terjadi pada layanan umrah, selain juga mencakup haji reguler dan haji khusus.


Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Harun Al Rasyid, menegaskan bahwa banyaknya laporan tersebut membutuhkan respons cepat dan tegas dari aparat. 


“Tidak kurang dari 20 kasus yang masuk dilaporkan ke Kementerian Haji per harinya, ini membutuhkan penanganan yang serius dan cepat agar kemudian ada efek jera ya,” ujarnya dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/4/2026).


Dalam upaya menekan maraknya penipuan, Kemenhaj menyatakan tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan penuh dari aparat penegak hukum. Harun pun mengapresiasi keterlibatan Polri dalam Satuan Tugas (Satgas) Haji yang dibentuk untuk menangani persoalan tersebut. 


“Kami tidak bisa sendiri di dalam hal ini, makanya dukungan penuh dari kawan-kawan di Kepolisian ini sangat kami butuhkan agar ke depan terkait dengan upaya-upaya pencegahan maupun penindakan terhadap tindak pidana dalam penyelenggaraan haji dan umrah ini bisa kita tegakkan,” jelasnya.


Satgas Haji yang melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga resmi mulai beroperasi sejak 14 April 2026. Salah satu capaian awalnya adalah menggagalkan keberangkatan delapan warga negara Indonesia yang hendak menunaikan ibadah haji menggunakan visa non-haji di Bandara Soekarno-Hatta. Saat ini, kasus tersebut masih didalami untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk agen perjalanan.


Polri menegaskan komitmennya untuk menindak tegas seluruh pihak yang terlibat dalam praktik ilegal tersebut, baik sebagai penyelenggara maupun perantara. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menyatakan bahwa pemberantasan haji ilegal menjadi fokus utama dalam kerja Satgas Haji.


“Fokus utama Polri dalam Satgas Haji antara lain memberantas haji ilegal,” ujar Isir dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026). 


Ia menambahkan, selain itu pihaknya juga berupaya melindungi masyarakat dari praktik penipuan oleh travel nakal yang menawarkan keberangkatan tanpa antre. 


“Melindungi jamaah dari penipuan, menjamin keamanan dan ketertiban, serta mengungkap jaringan travel nakal,” lanjutnya.


Isir menekankan bahwa praktik haji ilegal telah merugikan masyarakat secara luas dan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.


“Peran Polri dalam Satgas Haji sangat strategis, mencakup pencegahan, pengamanan operasional, hingga penegakan hukum terhadap berbagai pelanggaran,” tuturnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini