-->

TERKINI

Jembatan Modular Tanjung Genteng Aceh Tamiang Dibuka, Perkuat Akses Desa dan Program Jembatan Garuda

lampumerahnews
Selasa, 10 Maret 2026, 20.54 WIB Last Updated 2026-03-10T13:54:24Z


 Lampumerahnews.id 


ACEH TAMIANG – Konektivitas antarwilayah pedesaan menjadi salah satu tantangan pembangunan di berbagai daerah. Di Kabupaten Aceh Tamiang, kebutuhan akses transportasi bagi masyarakat desa kini diperkuat setelah jembatan modular atau Bailey di Kampung Tanjung Genteng, Kecamatan Kejuruan Muda, resmi difungsikan sebagai jalur penghubung baru. Infrastruktur ini merupakan bagian dari Program 200 Titik Jembatan Garuda, program pembangunan yang bertujuan memperluas akses transportasi desa sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia.


Jembatan tersebut diresmikan oleh Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH bersama unsur TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Kehadiran jembatan modular itu diharapkan mempermudah mobilitas warga, membuka akses ekonomi, serta memperkuat hubungan antarwilayah yang sebelumnya terbatas oleh kondisi infrastruktur.


Bupati Armia Pahmi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut, khususnya jajaran TNI Angkatan Darat bersama masyarakat yang turut mendukung proses pembangunan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada anggota TNI AD dan seluruh masyarakat yang telah bekerja keras hingga Jembatan Modular Garuda ini dapat terbangun. Jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Desa Tanjung Genteng,” ujarnya.


Ia menambahkan, keberadaan jembatan tersebut diyakini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat desa, terutama dalam memperlancar arus transportasi serta mendukung pembangunan wilayah pedesaan.


Model jembatan modular seperti Bailey dikenal sebagai solusi konstruksi yang relatif cepat dalam membuka akses wilayah. Teknologi jembatan ini kerap digunakan untuk menghubungkan daerah yang sebelumnya sulit dijangkau atau sebagai alternatif percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk di kawasan yang membutuhkan pemulihan akses transportasi.


Di tempat yang sama, mewakili Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang, Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Cpm Lili Fitriadi mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai program pembangunan yang dilaksanakan oleh TNI bersama pemerintah.


“Melalui program ini, TNI AD berharap dapat terus memperkuat hubungan dengan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah pedesaan serta mempercepat pemulihan pasca bencana,” ucap Kasdim.


Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah yang direalisasikan melalui Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan melibatkan unsur TNI serta dukungan masyarakat setempat.


Program 200 Titik Jembatan Garuda sendiri merupakan salah satu inisiatif pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di berbagai daerah. Program ini dirancang untuk membuka konektivitas wilayah, memperlancar distribusi barang dan hasil pertanian, serta memperkuat akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi.


Selain memperlancar mobilitas warga, kehadiran jembatan baru di Kampung Tanjung Genteng juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi masyarakat pedesaan yang selama ini bergantung pada akses transportasi untuk aktivitas perdagangan dan distribusi hasil produksi.


Usai peresmian jembatan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bingkisan sembako kepada masyarakat Kampung Tanjung Genteng serta sesi foto bersama.


Acara tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang Yudhi Syufriadi, Plt Sekda Aceh Tamiang Syuibun Anwar, sejumlah kepala SKPK terkait, unsur Forkopimcam Kejuruan Muda, Askep Wil I PTPN IV Regional VI Firmansyah Putra, para Datok wilayah Kejuruan Muda, serta masyarakat Kampung Tanjung Genteng. 



(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini