-->

TERKINI

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Papua Selatan Pelototi Lonjakan Harga di Merauke dan Boven Digoel

lampumerahnews
Rabu, 18 Februari 2026, 20.15 WIB Last Updated 2026-02-18T13:15:27Z

 

Lampumerahnews.id 


MERAUKE – Stabilitas harga pangan di Provinsi Papua Selatan menjadi sorotan utama menjelang bulan suci Ramadan. Kepolisian Resor Merauke bersama Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pangan menggelar evaluasi ketat di Kantor Bulog Cabang Merauke, Rabu, 18 Februari 2026, guna mengantisipasi gejolak pasar dan praktik curang para spekulan.


Rapat evaluasi yang dipimpin Direktur Distribusi Badan Pangan Nasional, Dr. Rachmi Widiriani, tersebut memetakan sejumlah kerawanan. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Merauke, Ajun Komisaris Anugrah S. Dharmawan, menegaskan bahwa enam komoditas strategis kini masuk dalam radar pengawasan ketat, yakni beras, daging ayam, daging sapi, cabai, minyak goreng, dan gula konsumsi.


"Pengawasan dilakukan terpadu hingga ke tingkat produsen. Kami mewaspadai praktik *bundling* dan manipulasi harga," ujar Anugrah. Ia menekankan, data harga akan diambil secara konsisten dari pedagang yang sama untuk menjaga akurasi tren pasar. Jika ditemukan indikasi pidana, polisi memastikan akan menindaklanjutinya lewat jalur hukum.


**Waspadai Anomali Harga**


Hasil analisis Satgas menunjukkan tren harga di sebagian besar wilayah relatif stabil, namun lampu kuning menyala untuk Kabupaten Mappi dan Boven Digoel. Indeks Perkembangan Harga (IPH) di dua wilayah ini terpantau masih tinggi.


Secara spesifik, kenaikan harga cabai dipicu oleh faktor cuaca dan siklus panen lokal yang belum tiba. Sementara itu, lonjakan harga daging ayam teridentifikasi akibat tingginya biaya pakan ternak yang masih didatangkan dari luar daerah.


Untuk meredam potensi inflasi ini, Bulog didesak segera melakukan intervensi pasar serta mempercepat distribusi bantuan pangan. Satgas Saber dan kepolisian juga menjadwalkan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar dan produsen di Merauke dalam waktu dekat untuk memastikan rantai pasok tetap aman hingga Lebaran nanti.


 (Rizki)

Komentar

Tampilkan

Terkini