-->

TERKINI

Pemkot Jakarta Utara Sosialisasikan Pembangunan Infrastruktur Tata Air 2026

lampumerahnews
Rabu, 28 Januari 2026, 09.06 WIB Last Updated 2026-01-28T02:06:33Z

 

Lampumerahnews.id 


Jakarta-Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar sosialisasi informasi pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana tata air di wilayah Jakarta Utara. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Selasa (27/1), dan menghadirkan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, sebagai narasumber utama.


Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran rencana pembangunan dan pengendalian banjir yang akan dilaksanakan Dinas SDA sepanjang tahun 2026, khususnya di wilayah Jakarta Utara yang dikenal sebagai daerah rawan genangan dan rob.


Sebelum paparan disampaikan, Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, membuka kegiatan dengan menyampaikan bahwa Jakarta Utara akan menjadi salah satu fokus pembangunan infrastruktur tata air oleh Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta. “Pada tahun 2026 nanti akan ada pembangunan infrastruktur tata air di wilayah Jakarta Utara. Apa yang akan disampaikan oleh Ibu Kepala Dinas SDA ini penting untuk kita perhatikan bersama, karena menyangkut upaya perlindungan wilayah dan masyarakat dari banjir,” ujar Hendra Hidayat dalam sambutannya.


Selanjutnya, Kepala Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, memaparkan berbagai program pengendalian banjir dan rob yang direncanakan dan sedang berjalan di Jakarta Utara. Ia menjelaskan bahwa upaya pengendalian banjir dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perkuatan tanggul, pembangunan dan peningkatan rumah pompa, hingga pengembangan sistem polder. “Pengendalian banjir di Jakarta Utara tidak bisa dilakukan secara parsial. Kita lakukan secara terintegrasi melalui pembangunan tanggul, peningkatan kapasitas pompa, dan sistem tata air yang saling terhubung,” jelas Ika Agustin Ningrum.


Beberapa program yang dipaparkan antara lain perkuatan tanggul Kali Cakung Lama sepanjang sekitar 2,4 kilometer, pembangunan dan peningkatan sejumlah rumah pompa seperti Pompa Bulak Cabe, Pompa Pegangsaan Dua, Pompa Cilincing KBN, Pompa IKIP, serta peningkatan kapasitas Rumah Pompa Ancol. Selain itu, Dinas SDA juga membangun sistem polder untuk mengurangi genangan di kawasan Kelapa Gading, Sukapura, Pegangsaan Dua, Semper, hingga Cilincing.


Menurut Ika, pembangunan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengendalian banjir secara signifikan, sekaligus menyesuaikan dengan kondisi wilayah pesisir Jakarta Utara yang menghadapi tantangan banjir kiriman dan rob. “Kami menargetkan peningkatan kapasitas pompa dan sistem polder agar aliran air bisa lebih cepat terkendali. Dengan begitu, genangan bisa ditekan dan dampaknya terhadap permukiman warga dapat dikurangi,” ungkapnya.


Selain pengendalian banjir, Dinas SDA juga menyiapkan program pengendalian rob di kawasan pesisir Jakarta Utara melalui pembangunan tanggul pengaman pantai, pemeliharaan infrastruktur pesisir, serta kajian pengendalian penurunan muka tanah.


Usai paparan Kadis SDA, Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat menyampaikan apresiasi atas penjelasan dan perencanaan yang telah disusun oleh Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta. Ia berharap seluruh rencana pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Kadis SDA beserta jajaran. Semoga seluruh perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ini berjalan sesuai jadwal dan membawa dampak positif bagi warga Jakarta Utara,” tutup Hendra.


Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara berharap sinergi antara pemerintah provinsi, kota, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam menjaga lingkungan serta menghadapi tantangan banjir dan rob secara berkelanjutan.


(kipray)

Komentar

Tampilkan

Terkini