Lampumerahnews.id
Jakarta - Mengenang kepergian pahlawan MH Thamrin yang merupakan salah satu pahlawan Nasional asal Betawi, Ketua Majelis Suku Betawi Fauzi Bowo menggelar Haul ke 85 bersama Gubernur DKI Jakarta, Bamus Suku Betawi 1982 dan warga masyarakat Betawi di pemakaman Karet Bisvak, Jakarta Pusat . (11/1/26).
H Oding, ketua umum Bamus Suku Betawi 1982 mengatakan rasa kebanggaan dan rasa hormat akan perjuangan MH Thamrin.
" Alhamdulillah hari ini Bamus Suku Betawi 1982 mengikuti Haul ke 85 pahlawan Betawi MH Thamrin, di mana kita sama-sama tahu perjuangan MH Thamrin sangat berandil besar dalam sumpah pemuda, di kala itu MH Thamrin yang sangat piawai berbicara menggunakan bahasa Belanda dan dapat mengusai beberapa bahasa lain nya sangat memberikan pengaruh atas pencetusan Sumpah Pemuda . " Kata H Oding usai Haul di lokasi.
H Oding sempat mengulas kembali sejarah singkat MH Thamrin.
"MH Thamrin lahir pada 16 Februari 1894 di Sawah Besar dari rahim seorang ibu asli Betawi, dan wafat pada 11 Januari 1941 , MH Thamrin muda aktif dengan organisasi pemuda Betawi kala itu, dan kedekatan dengan bung Karno tidak di ragukan lagi, nah dengan prinsip yang kuat MH Thamrin merupakan contoh pemuda Betawi yang berintegritas tinggi , " Ungkap nya.
H Oding sampaikan apresiasinya terhadap pernyataan Gubernur DKI Jakarta yang akan segera memindahkan patung MH Thamrin di lokasi yang strategis dan menata kembali Museum MH Thamrin.
" Tadi seneng banget dengan pernyataan Gubernur yang akan segera memindahkan patung MH Thamrin ke lokasi yang strategis dan patung nya tidak sekecil itu, melihat perjuangan MH Thamrin sangat lah luar biasa untuk perjuangan bangsa kita, selain itu museum MH Thamrin pun akan di rapikan agar anak-anak kita sebagai penerus bisa lebih kenal dengan para pejuang bangsa, terutama pahlawan dari Betawi. " Terang nya.
Sementara itu Gubernur DKI Jakarta, Pramono Hanung menambahkan. " Sebagai satu keunggulan masyarakat Betawi merupakan Suku yang legaliter artinya semua raja atau Sultan, dan akan menjadi kekuatan besar bila masyarakat nya bersatu, menengok undang-undang no 2 tahun 2022 salah satu pasalnya adalah Budaya yang utama di Jakarta adalah Betawi, maka semua kegiatan dari mulai yang kecil sampai yang besar selalu membawa icon Betawi, dan saat nya sebagai warga Jakarta dan masyarakat Betawi kita harus bersatu , di haul ke 85 MH menjadi pengingat perjuangan MH Thamrin begitu besar untuk Indonesia, jadi MH Thamrin bukan hanya milik Betawi saja tapi milik Indonesia. "Imbuh Pramono.


