-->

TERKINI

Aplikasi Dermaga Diluncurkan untuk Digitalisasi TKBM Se-Indonesia

lampumerahnews
Senin, 12 Oktober 2026, 17.01 WIB Last Updated 2026-10-12T10:02:23Z

Lampumerahnews.id

JAKARTA - Sosialisasi Digitalisasi Pelabuhan Tanjung Priok digelar di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok, Minggu (12/10/2026).


Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi Republik Indonesia , Henra Saragih, S.H., M.H., menegaskan digitalisasi merupakan keniscayaan di era saat ini untuk membuat layanan lebih mudah, cepat, dan murah.


"Kalau digitalisasi itu kan suatu keniscayaan ya. Itu harus, apalagi di zaman saat ini. Semua aspek kehidupan harus kita dorong supaya digital, supaya lebih mudah, lebih cepat, lebih murah, dan dapat diterima masyarakat," ujar Henra.


Menurutnya, jumlah Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang sudah mencapai 86.000 orang akan sulit dipantau jika masih manual. Karena itu, Kementerian Koperasi mendorong penggunaan aplikasi digital Dermaga.


Aplikasi Dermaga sendiri telah di-launching pada 15 Juli lalu saat RAT Tahun Buku 2026 yang dihadiri Wakil Menteri Tenaga Kerja. Menteri Koperasi menugaskan jajarannya untuk hadir dalam RAT sekaligus launching aplikasi tersebut.


"Ini sudah dilakukan di 11 pelabuhan. Diharapkan dalam kurun waktu 1 tahun, 120 koperasi tenaga kerja bongkar muat sudah menggunakan aplikasi digital Dermaga," jelasnya.


Nantinya, aplikasi Dermaga akan terhubung dengan Pelindo, Inaportnet, dan Kementerian Perhubungan, sehingga aktivitas TKBM di pelabuhan dan operasionalnya bisa terpotret di dashboard.


Sementara itu, Ketua Umum Induk Koperasi TKBM, H. Muhammad Nasir, S.E., menyambut baik digitalisasi ini.


"Digitalisasi ini untuk teman-teman yang ada di pelabuhan se-Indonesia. Sejauh ini kurang lebih 11 pelabuhan sudah berjalan, kami melaksanakan sosialisasi dan disambut dengan baik," kata Nasir.


Menurutnya, era kerja lama harus ditinggalkan dan TKBM harus lebih profesional. Saat ini 11 pelabuhan masih dalam tahap pilot project, dan akan dilanjutkan ke 12 koperasi berikutnya agar bisa dioperasikan sebagaimana mestinya.


Dukungan juga datang dari GM Pelindo Regional 2, Yandri Tri Saputra. Ia menekankan pentingnya pendataan lengkap TKBM dengan ID Card dan pelatihan.


"Dengan adanya digitalisasi, semua TKBM terdata rapi dengan pelatihan-pelatihan saat menangani bongkar muat. Kami berharap orang yang masuk ke terminal sangat terbatas, nanti ada checkpoint yang sudah disiapkan," ujar Yandri.


Ia menambahkan, pengecekan ID Card bukan untuk razia, melainkan untuk kebaikan bersama dan memastikan hanya pekerja terdaftar yang masuk ke area kerja.

Komentar

Tampilkan

Terkini