-->

TERKINI

Antusiasme Pelajar di Lomba Apresiasi Dan Kompetisi Seni

lampumerahnews
Selasa, 13 Oktober 2026, 14.19 WIB Last Updated 2026-10-13T07:19:46Z

Lampumerahnews.id

JAKARTA - Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara menggelar Lomba Apresiasi dan Kompetisi Seni Tingkat Pelajar Jakarta Utara Tahun 2026 di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (12/10).


 Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 12 hingga 15 Oktober 2026, ini diikuti lebih dari 2.000 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Pembinaan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara, Nurul Iman, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kreativitas, menyalurkan bakat, serta meningkatkan kemampuan di bidang seni.


 “Antusiasme para pelajar di Jakarta Utara sungguh luar biasa. Tahun ini, kegiatan diikuti lebih dari 2.000 peserta yang berasal dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA se-Jakarta Utara,” ujar Nurul.

Ia menjelaskan, perlombaan dilaksanakan di Gedung Wali Kota Jakarta Utara Lantai 14 serta Gedung Yos Sudarso Lantai 2 dan 3. Sejumlah cabang seni dipertandingkan sesuai jenjang pendidikan, mulai dari lomba tari dan menggambar untuk tingkat TK, paduan suara dan tari untuk tingkat SD dan SMP, hingga vocal group dan musikalisasi puisi untuk tingkat SMA.


Menurut Iman, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga diharapkan mampu memotivasi para pelajar untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi di bidang seni. “Kami berharap melalui kegiatan ini anak-anak semakin termotivasi mengembangkan bakatnya di bidang seni. Kompetisi ini juga menjadi salah satu jalur prestasi bagi para pelajar,” katanya.


Iman menambahkan, para peserta yang berhasil meraih juara pertama, kedua, dan ketiga pada setiap kategori akan menjadi perwakilan Jakarta Utara untuk mengikuti kompetisi tingkat Provinsi DKI Jakarta. “Kami berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, dan menikmati setiap proses perlombaan. Semoga nantinya mereka dapat membawa nama baik Jakarta Utara di tingkat provinsi,” tambahnya.


Sementara itu, salah satu peserta lomba paduan suara dari SMP Negeri 95 Jakarta, Jinggalia Septiani, mengaku senang dapat kembali mengikuti kompetisi seni tersebut. Meski sudah memiliki pengalaman mengikuti perlombaan, ia mengaku masih merasakan gugup saat akan tampil. “Ini sudah ketiga kalinya aku ikut lomba. Rasanya masih ada deg-degan sedikit, tapi senang juga. Karena ada teman-teman, jadi enggak gugup lagi,” ungkap Jinggalia.


Ia mengatakan, keikutsertaannya dalam lomba paduan suara didorong oleh keinginan untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi sekaligus menambah pengalaman tampil di hadapan banyak orang.

Hal serupa disampaikan Kansa Fadilah Hussein, peserta dari SMP Negeri 95 Jakarta yang baru pertama kali mengikuti kompetisi paduan suara. Ia mengaku sempat merasa gugup, namun tetap bersemangat memberikan penampilan terbaik bersama teman-temannya. 


“Karena ini pertama kalinya ikut lomba, jadi rasanya gugup banget. Harapannya kemampuan menyanyi kami bisa semakin berkembang, selain membanggakan diri sendiri dan sekolah, kami juga ingin mengharumkan nama Jakarta Utara di tingkat DKI Jakarta nantinya,” tuturnya.


Melalui kegiatan ini, Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara berharap dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan berprestasi, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya sejak usia dini.

Komentar

Tampilkan

Terkini