-->

TERKINI

32 Ribu Lowongan Kerja Bisa Diakses Warga Bekasi Lewat Aplikasi Nyari Gawe

lampumerahnews
Senin, 26 Oktober 2026, 17.56 WIB Last Updated 2026-10-26T10:56:57Z

 

Lampumerahnews.id

KOTA BEKASI –Warga Kota Bekasi kini dapat mengakses peluang kerja lebih mudah melalui aplikasi Nyari Gawe. Program yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) ini menjadi upaya pemerintah untuk memperluas akses informasi lowongan kerja, meningkatkan transparansi rekrutmen, serta mencegah praktik percaloan dan pungutan liar.


Dalam kegiatan bursa kerja daring yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, pemerintah mendorong pemanfaatan Nyari Gawe sebagai jalur resmi bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi pekerjaan.


Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan antusiasme pencari kerja terhadap aplikasi ini cukup tinggi, meski baru beberapa hari diperkenalkan. Hal itu terlihat dari sejumlah lowongan yang pendaftarnya telah melampaui kapasitas.


“Kehadiran aplikasi ini diharapkan memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa proses pencarian kerja dapat dilakukan melalui jalur resmi tanpa harus menggunakan jasa calo,” ujar Tri.


“Sekarang sudah tidak ada waktunya lagi melalui calo. Beberapa waktu lalu ada warga yang merasa tertipu, bukan hanya warga Kota Bekasi, tetapi juga warga luar daerah yang masih mengandalkan sistem rekrutmen secara tatap muka,” tambahnya.


Tri juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi warga yang ingin bekerja ke luar negeri. Melalui verifikasi terhadap Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) di aplikasi, pencari kerja diharapkan lebih waspada terhadap tawaran kerja yang tidak jelas legalitasnya.


Ia mengungkapkan adanya kasus warga Kota Bekasi yang berangkat ke luar negeri melalui jalur ilegal, sehingga berisiko kehilangan jaminan keselamatan dan kepastian pekerjaan.


Aplikasi Nyari Gawe terbuka bagi pencari kerja dengan latar belakang pendidikan beragam, mulai dari lulusan SD, SMP, SMA, SMK hingga sarjana. Rentang usia pencari kerja yang terdata juga bervariasi, hingga 45 tahun, menyesuaikan kebutuhan masing-masing lowongan.


“Ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan, terutama di tengah tingkat pengangguran Kota Bekasi yang berada di angka 7 persen,” kata Tri.


Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong optimalisasi aplikasi Nyari Gawe untuk menciptakan proses rekrutmen yang transparan. Perusahaan diharapkan aktif mengunggah lowongan sehingga pencari kerja dapat berinteraksi langsung tanpa perantara.


Upaya tersebut diperkuat melalui bursa kerja daring yang berpindah lokasi setiap pekan ke berbagai kawasan industri. Pelaksanaan pekan ini telah memasuki edisi keenam di enam kabupaten/kota di Jawa Barat.


Pada pekan ini, tercatat 2.887 lowongan kerja dari 23 perusahaan dengan 68 jenis jabatan, mencakup pekerjaan di dalam dan luar negeri. Lowongan luar negeri diinformasikan melalui P3MI.


Antusiasme terhadap peluang kerja luar negeri juga tinggi. Disnakertrans Jabar secara berkala mempublikasikan informasi lowongan dari mitra P3MI melalui media sosial resmi agar masyarakat mudah mengakses dan memeriksa legalitas penempatan.


Ke depan, Disnakertrans Jabar akan terus mendorong perusahaan memanfaatkan aplikasi Nyari Gawe dan memasukkan informasi lowongan secara langsung ke platform, agar informasi kesempatan kerja tersebar lebih luas.

Komentar

Tampilkan

Terkini