Lampumerahnews.id
Jakarta — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar kegiatan silaturahmi bersama masyarakat yang terdampak pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Jakarta Looping. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Bahari tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah, PT PLN (Persero), aparat keamanan, serta masyarakat yang berada di wilayah lintasan pembangunan jaringan transmisi listrik. (12/8).
Dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, didampingi Ardan S, Kabag Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Jakarta Utara. Kehadiran jajaran pemerintah daerah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam pembahasan pembangunan infrastruktur strategis yang bersinggungan langsung dengan wilayah dan masyarakat.
Pertemuan tersebut dinilai penting mengingat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berskala besar membutuhkan koordinasi yang baik dengan masyarakat di wilayah terdampak. Pemerintah bersama PLN berupaya membangun komunikasi secara terbuka agar pelaksanaan proyek dapat berjalan dengan tertib, sekaligus memperhatikan berbagai kepentingan masyarakat yang berada di sekitar jalur pembangunan.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, TNI, Polri, pihak PLN, hingga tokoh masyarakat. Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian dalam pembangunan jaringan transmisi tersebut di antaranya kawasan Cilincing, Koja, dan Tanjung Priok yang dilintasi jalur transmisi listrik.
Kehadiran unsur pemerintah dan aparat dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung proyek strategis yang berkaitan langsung dengan kebutuhan energi masyarakat. Selain aspek pembangunan fisik, komunikasi dengan warga juga menjadi bagian penting agar berbagai persoalan di lapangan dapat disampaikan dan dicarikan solusi melalui mekanisme yang sesuai.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat, Nur Akhsin, menjelaskan bahwa pembangunan SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional. Pembangunan jaringan tersebut diarahkan untuk memperkuat sistem kelistrikan, khususnya dalam mendukung keandalan dan kestabilan pasokan listrik di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Proyek SUTET 500 kV Jakarta Looping menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan sistem transmisi listrik. Infrastruktur transmisi memiliki peran strategis karena listrik yang dihasilkan pembangkit membutuhkan jaringan yang mampu menyalurkan energi secara andal menuju pusat-pusat beban.
Dengan adanya penguatan jaringan transmisi, sistem kelistrikan diharapkan memiliki tingkat keandalan yang lebih baik dalam menghadapi kebutuhan listrik yang terus berkembang. Pembangunan tersebut juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memastikan pasokan energi dapat menopang aktivitas masyarakat, pemerintahan, industri, perdagangan, dan berbagai sektor lainnya.
Di sisi lain, pembangunan proyek strategis yang melibatkan wilayah permukiman masyarakat tentu membutuhkan perhatian terhadap kondisi sosial di lapangan. Karena itu, forum silaturahmi seperti yang digelar Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menjadi ruang komunikasi untuk mempertemukan kepentingan pembangunan dengan aspirasi warga.
Masyarakat yang terdampak pembangunan juga memiliki posisi penting dalam proses tersebut. Penyampaian informasi yang jelas mengenai tahapan pembangunan, jalur pekerjaan, aspek pertanahan, maupun dampak yang mungkin muncul di lingkungan sekitar menjadi bagian dari komunikasi yang perlu terus dilakukan selama proyek berlangsung.
Pemerintah daerah bersama PLN diharapkan dapat menjaga komunikasi tersebut secara berkelanjutan. Dengan koordinasi yang baik, berbagai persoalan yang muncul di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan penyelesaian tanpa menghambat tujuan utama pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Selain itu, keterlibatan TNI dan Polri serta unsur kewilayahan menjadi bagian dari upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses pembangunan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang mendukung pelaksanaan proyek sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Pembangunan SUTET 500 kV Jakarta Looping pada akhirnya bukan hanya menyangkut pembangunan jaringan listrik, tetapi juga berkaitan dengan kesiapan infrastruktur energi Jakarta dalam menghadapi kebutuhan masa depan. Penguatan sistem transmisi menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan pasokan listrik di tengah pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang terus meningkat.
Melalui sinergi antara pemerintah, PLN, aparat, dan masyarakat, proyek tersebut diharapkan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan serta memberikan manfaat bagi kepentingan publik. Komunikasi dan koordinasi yang konsisten menjadi kunci agar pembangunan infrastruktur strategis tersebut dapat terlaksana secara tertib, transparan, dan tetap memperhatikan kondisi masyarakat di wilayah yang dilintasi proyek.
kipray


